Suara.com - Perang di Gaza telah menyebabkan anak-anak terbunuh, kelaparan, mati beku, menjadi yatim piatu, dan terpisah dari keluarga mereka, kata kepala kemanusiaan PBB.
“Satu generasi telah mengalami trauma,” kata Tom Fletcher dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB yang diselenggarakan oleh Rusia pada hari Kamis tentang dampak perang terhadap penduduk termuda di Gaza.
“Perkiraan konservatif menunjukkan bahwa lebih dari 17.000 anak-anak kehilangan keluarga mereka di Gaza,” katanya.
Dalam pengarahan videonya dari Stockholm, Fletcher tidak memberikan angka apa pun tentang jumlah anak-anak yang terbunuh. Namun, ia berkata, “Beberapa meninggal sebelum menghembuskan napas pertama mereka – meninggal bersama ibu mereka saat melahirkan.”
"Diperkirakan 150.000 wanita hamil dan ibu baru juga sangat membutuhkan layanan kesehatan," kata Fletcher.
Ia mengatakan sejuta anak di Gaza membutuhkan dukungan kesehatan mental dan psikososial untuk mengatasi depresi, kecemasan, dan pikiran bunuh diri, menurut badan PBB untuk anak-anak, UNICEF.
Kementerian Kesehatan Gaza, yang tidak membedakan antara kombatan dan warga sipil, mengatakan lebih dari 47.000 warga Palestina telah tewas, lebih dari setengahnya adalah wanita dan anak-anak, demikian dilaporkan The Associated Press.
Israel menyalahkan Hamas atas jatuhnya korban sipil, dengan mengatakan militan beroperasi di daerah permukiman.
Baca Juga: Tank Israel Tewaskan 2 Warga Palestina Pasca Gencatan Senjata
Berita Terkait
-
Heboh! Komandan Hamas yang Diklaim Tewas Muncul Kembali di Gaza, Israel Salah Sasaran?
-
Sama-sama Anak Presiden, Barron Trump Dibandingkan dengan Gibran: Awas Maju Pilpres
-
Anak-anaknya Calon Dokter, Haldy Sabri Suami Irish Bella Beri Peringatan: Jangan Macam-Macam...
-
The Real Princess Hermes, Jumpsuit Baby R Anak Syahrini Seharga Motor Baru
-
Tank Israel Tewaskan 2 Warga Palestina Pasca Gencatan Senjata
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali