Suara.com - Anggota Komisi IV DPR RI fraksi PKS, Johan Rosihan, medesak pemerintah mengusut tegas terhadap dalang pembangunan pagar laut misterius yang membentang puluhan kilometer di perairan Tangerang, Banten.
Pengusutan tersebut bisa dilakukan pemerintah, kata dia, dengan membentuk tim investigasi khusus yang melibatkan kementerian dan lembaga. Hal itu bertujuan agar bisa mengungkap pelaku pembangunan pagar laut Tangerang.
"Pemerintah harus memprioritaskan pengusutan kasus ini dengan membentuk tim investigasi khusus yang melibatkan berbagai pihak, seperti penegak hukum, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta pemerintah daerah. Pelaku pembangunan ilegal ini harus dicari, diidentifikasi, dan diproses secara hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku," kata Johan kepada wartawan, Sabtu (25/1/2025).
Selain itu, ia juga menyarankan agar kementerian dan lembaga terkait bisa melakukan koordinasi. Sebab, menurutnya, masalah pagar laut itu tak hanya soal pelanggaran hukum pidana, melainkan juga aspek tata ruang laut.
"Oleh karena itu, perlu adanya koordinasi yang kuat antara instansi seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perhubungan, dan otoritas kelautan untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.
Lebih lanjut, ia pun meminta pemerintah bisa transparan dalam proses investigasi pengusutan tersebut.
"Pemerintah perlu menyampaikan perkembangan investigasi kepada publik secara transparan. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam menindak pelanggaran," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Penampakan Bambu Pagar Laut yang Dibongkar Jadi Sorotan Publik: Balikin ke Aguan!
-
Mengenal Nono Sampono, Pendobrak Tradisi TNI Jadi Perisai Hidup Megawati
-
Kekayaan Nono Sampono, Anak Buah Aguan yang Terseret Polemik Pagar Laut
-
Siapa Nono Sampono? Mantan Komandan Marinir di Pusaran Polemik Pagar Laut
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas