Suara.com - Lembaga Survei KedaiKOPI merilis hasil survei opini publik terkait 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Survei yang melibatkan 1.201 responden berusia 17 hingga 55 tahun ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang cukup tinggi, meskipun ada sejumlah catatan kritis.
Manajer Riset KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, mengungkapkan, bahwa 72,5% responden merasa puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran selama 100 hari pertama.
"Kepuasan lebih tinggi dirasakan pada aspek hubungan internasional dan pertahanan serta keamanan negara," ujar Ashma pada pemaparan survei di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2025).
Namun, aspek penegakan hukum menjadi perhatian serius. Sebanyak 62% responden menilai hukuman untuk koruptor masih tergolong ringan.
Wacana Prabowo yang menyebut pengampunan bagi koruptor yang bersedia mengembalikan uang hasil korupsi, menuai penolakan dari 66,5% responden, yang khawatir akan meningkatkan perilaku korupsi.
Selanjutnya, sebanyak 73,3% responden menyetujui komposisi Kabinet Merah Putih yang mempertahankan 35% menteri dari era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Responden merasa susunan kabinet tersebut memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pemerintahan saat ini.
Di sisi lain, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kepuasan masyarakat.
Baca Juga: Survei LSI 100 Hari Pemerintah: Mayoritas Responden Sepakat, Kabinet Prabowo Kegemukan
Sekitar 77,7% penerima program MBG merasa menu makanan yang disediakan memiliki gizi seimbang, meskipun ada keluhan mengenai variasi menu dan porsi.
"Sebanyak 84% penerima MBG merasa program ini membantu mengurangi beban keuangan keluarga," kata Ashma.
Meski begitu, 56,7% responden pesimis anggaran Rp10.000 per orang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Usulan pendanaan tambahan dari cukai rokok dan APBD Pemda muncul sebagai alternatif.
Rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% yang kemudian dibatalkan tetap menuai respons negatif. Sekitar 53% responden merasa harga barang tetap naik meskipun kenaikan PPN dibatalkan.
Di sisi diplomasi, sebanyak 95% responden menilai Presiden Prabowo harus memiliki kemampuan diplomasi yang baik.
Mayoritas responden mengapresiasi kunjungan Prabowo ke luar negeri, terutama ke China dan Amerika Serikat. Sekitar 89,4% menilai kinerja Prabowo saat kunjungan tersebut sangat baik.
Meski sebagian besar responden optimis pemerintahan Prabowo-Gibran dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, ketidakpuasan tetap muncul, khususnya dari generasi X.
"Perilaku menteri yang kurang pantas dan kebijakan ekonomi yang dianggap belum berpihak menjadi alasan utama ketidakpuasan," tambah Ashma.
Secara umum, hasil survei ini menggambarkan optimisme masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, meski masih ada tantangan besar di sektor penegakan hukum dan kebijakan ekonomi yang perlu mendapat perhatian serius. (Kayla Nathaniel Bilbina)
Tag
Berita Terkait
-
Pentingnya Menggunakan Laptop AI Tipis Terbaik ASUS Zenbook S 14 OLED
-
Paloh Tegaskan NasDem Bersama Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tapi Kader Tetap Harus Jaga Pikiran Waras
-
Apa itu Kopi Pancong dan Kopi Sanger? Simak 6 Fakta Unik Soal Budaya Ngopi di Aceh
-
Mengukur Taring PDIP Di Parlemen, Pilih Kritis Atau 'Berteman' Dengan Pemerintah Prabowo-Gibran?
-
Survei Membuktikan, Publik Ingin Ada Oposisi di Luar Pemerintahan Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara
-
Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A
-
Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media
-
Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali
-
Tiga Rumah di Jombang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
-
IHSG Masih Senang Bertengger di Level 6.300, ISAT Melesat di Sesi I