Suara.com - Setidaknya empat orang telah kehilangan nyawa di Jepang akibat hujan salju lebat yang melanda negara tersebut dalam tiga hari terakhir.
Menurut laporan media Jepang pada Senin (10/2), salju deras telah mengguyur bagian utara, timur laut, dan barat laut Jepang sejak awal minggu lalu.
Meskipun puncak hujan salju telah berlalu, pengumpulan salju masih tetap menjadi ancaman, seperti yang dilaporkan oleh berbagai media di Jepang.
Laporan setempat mencatat bahwa empat orang lanjut usia meninggal dunia akibat salju di Prefektur Nagano, Niigata, Fukushima, dan Fukui pada hari Minggu dan Senin.
Dua di antaranya diduga tertimpa salju yang menumpuk di atap rumah mereka, sementara seorang pria lainnya dilaporkan terjatuh ke sungai saat sedang membersihkan salju.
Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshimasa Hayashi, menginformasikan bahwa pada Senin dini hari terjadi longsoran salju di Prefektur Fukushima, khususnya di area resor pemandian air panas Tsuchiyu Onsen.
Meski tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden tersebut, akses jalan terputus. Sekitar 160 tamu dan staf di resor tersebut sempat terjebak, menurut otoritas setempat.
Kyodo News melaporkan bahwa kurang dari 1,5 jam setelah jalur tersebut dibersihkan, longsoran salju kembali terjadi dan memblokir jalan tersebut.
Baca Juga: 4 Pemain Timnas Indonesia di Liga Jepang Berakhir Miris, Bagaimana dengan Sandy Walsh?
Berita Terkait
-
Dukung Timnas Indonesia, Pelatih Dewa United: Saya Harap Lolos ke Piala Dunia!
-
Hijrah ke Jepang, Sandy Walsh Miliki Cukup Modal untuk Taklukkan Kerasnya Liga
-
Sandy Walsh Gabung Yokohama Marinos, Kenakan Nomor yang Pernah Dipakai Takefusa Kubo
-
4 Pemain Timnas Indonesia di Liga Jepang Berakhir Miris, Bagaimana dengan Sandy Walsh?
-
Ulasan Novel Wabi Sabi: Menemukan Keindahan dalam Hal-Hal Sederhana
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes