Suara.com - Presiden AS Donald mengejek Taylor Swift di media sosial setelah bintang pop itu dicemooh selama Super Bowl LIX pada hari Minggu (9 Februari). Swift sedang menghadiri pertandingan kejuaraan, yang melibatkan Kansas City Chiefs dan Philadelphia Eagles di Caesars Superdome di New Orleans, Louisiana ketika dia muncul di Jumbotron.
Menanggapi cemoohan itu, Presiden Trump menggunakan akun Truth Social miliknya dan mengklaim bahwa pendukungnya, fanboy MAGA (Make America Great Again) bisa jadi "tidak pemaaf".
"Satu-satunya yang mengalami malam yang lebih sulit daripada Kansas City Chiefs adalah Taylor Swift. Dia dicemooh keluar dari Stadion. MAGA sangat tidak pemaaf!" tulis Trump.
Pemimpin Republik itu mengunggah ulang akun Konservatif yang membandingkan klip video presiden dan putrinya Ivanka Trump yang menerima tepuk tangan sementara Swift dicemooh.
"Trump mendapat sorakan besar di Super Bowl sementara Taylor Swift dicemooh. - Dunia sedang pulih!" tulis postingan tersebut.
Trump telah lama berselisih dengan Swift setelah Swift mendukung Kamala Harris dalam pemilihan presiden. Beberapa hari setelah dukungan tersebut, Tn. Trump menulis di media sosial dan menyatakan: "Saya benci Taylor Swift".
Trump membuat sejarah pada hari Minggu saat ia menjadi presiden AS pertama yang sedang menjabat yang menghadiri acara penting tersebut, sementara Swift juga pergi ke pertandingan tahun lalu untuk mendukung pacarnya Traviss Kelce, pemain sayap Chiefs, dalam kemenangan mereka melawan San Francisco 49ers.
Chief gagal meraih tiga gelar bersejarah setelah Eagles mengalahkan mereka 40-22 dalam pertandingan yang berat sebelah. Quarterback Chiefs Patrick Mahomes menggambarkan kekalahan itu sebagai "hal terburuk di dunia".
"Tidak ada jalan lain. Setiap kali Anda kalah di Super Bowl, itu adalah hal terburuk di dunia... itu akan terus menghantui Anda sepanjang karier Anda," kata Mahomes kepada wartawan.
Baca Juga: Lawan Trump, Negara-negara Arab Bersatu di KTT Darurat Mesir
Tuan Mahomes bermain kurang mengesankan karena ia melakukan dua intersepsi - satu dikembalikan oleh Cooper DeJean menjadi touchdown - kehilangan satu fumble dan di-sack enam kali.
Berita Terkait
-
Donald Trump Ingin Beli Gaza? Ini Alasan di Baliknya
-
Donald Trump 'Ngebet' Ingin Bertemu Vladimir Putin
-
Trump Klaim Ingin Beli dan Miliki Gaza: Tempat Itu Akan Menjadi Indah
-
Netanyahu: Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza "Revolusioner dan Kreatif"
-
Lawan Trump, Negara-negara Arab Bersatu di KTT Darurat Mesir
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK