Suara.com - Bank Mandiri terus berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi nasabah dengan menggelar perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili penuh kebersamaan. Perayaan ini diadakan di tiga kota besar, yakni Medan, Surabaya, dan Jakarta, sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan serta loyalitas nasabah, khususnya di segmen High Net-Worth Individuals (HNWI).
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menyampaikan bahwa momen Imlek menjadi kesempatan istimewa bagi perseroan untuk mempererat hubungan dengan nasabah utama.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan dan penuh makna bagi nasabah. Perayaan ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap budaya serta dukungan kami bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Darmawan pada malam puncak Perayaan Imlek 2025 bersama Nasabah di Jakarta, Senin (10/2/2025).
Mengusung tema bertajuk Peranakan Culture, rangkaian acara ini menampilkan berbagai pertunjukan budaya khas Tionghoa. Barongsai, musik Guzheng bertajuk Echoes of Harmony, Face Changing (Biàn Lin), hingga Lighted 1000 Hands Dancers menjadi bagian dari perayaan. Selain itu, tradisi Yu Sheng atau Prosperity Toss turut dilakukan sebagai simbol doa bagi keberuntungan dan kesuksesan di tahun Ular Kayu.
Rangkaian perayaan Imlek 2576 Bank Mandiri akan digelar di beberapa lokasi, dimulai di Regale International Convention Centre, Medan, pada Senin (3/2/2025), dilanjutkan di The Westin Hotel, Surabaya, pada Rabu (5/2/2025), dan ditutup di The Ritz-Carlton, Jakarta, pada Senin (10/2/2025). Adapun, acara ini akan dihadiri oleh lebih dari 1.000 nasabah setia serta jajaran Komisaris dan Direksi Bank Mandiri.
Dalam rangkaian acara di Medan, Darmawan menjelaskan, di tengah transformasi digital, Bank Mandiri terus meningkatkan kualitas layanan dengan menghadirkan solusi finansial berbasis teknologi.
“Kami terus mendorong inovasi digital agar dapat menghadirkan solusi keuangan yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi. Fokus kami adalah memberikan kenyamanan dan keamanan bagi nasabah dalam setiap transaksi,” jelas Darmawan.
Hasilnya, hingga akhir tahun 2024, jumlah pengguna super app Livin’ by Mandiri telah menembus 29,3 juta dengan frekuensi transaksi mencapai 3,9 miliar transaksi atau tumbuh 38% secara year on year (YoY).
Sementara itu, Kopra by Mandiri telah mengelola transaksi senilai Rp 22.700 triliun dengan pertumbuhan volume transaksi sebesar 17% YoY, dengan frekuensi mencapai 1,3 miliar transaksi, naik 21% secara YoY. Platform ini terus dikembangkan untuk memberikan layanan yang lebih luas kepada segmen korporasi dan bisnis dengan berbagai fitur yang semakin terintegrasi.
Baca Juga: Buka Kantor Luar Negeri, Bank Mandiri Komitmen Bangun Iklim Investasi Kondusif di Indonesia
Dengan lebih dari 2.053 kantor cabang serta dilengkapi dengan 6306 unit ATM, 6563 unit CRM dan 290 unit CSM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, 253.528 unit Electronic Data Capture (EDC), Bank Mandiri terus berupaya menyediakan layanan finansial yang optimal bagi berbagai segmen masyarakat dan dunia usaha. Infrastruktur perbankan yang luas ini diperkuat dengan inovasi digital, seperti Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel dan Kopra by Mandiri bagi segmen wholesale, guna menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.
Untuk memperkuat ekosistem perbankan digital, Bank Mandiri terus berfokus pada akselerasi transformasi teknologi guna meningkatkan efisiensi serta keamanan layanan. Upaya ini diiringi dengan optimalisasi wholesale value chain yang mendukung kebutuhan transaksi berbagai sektor, mulai dari korporasi, komersial, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk menciptakan solusi finansial yang menyeluruh serta memberikan nilai tambah.
“Melalui kombinasi jaringan layanan dan inovasi digital yang terus kami kembangkan, Bank Mandiri berupaya menciptakan solusi finansial yang semakin terintegrasi dan adaptif. Untuk itu, kepercayaan nasabah menjadi prioritas utama kami, dan ke depan Bank Mandiri akan terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan bisnis serta dinamika ekonomi, sekaligus mendukung akselerasi pertumbuhan nasional," ujar Darmawan.
Lalu, untuk memeriahkan rangkaian perayaan Imlek tahun ini, Bank Mandiri juga menghadirkan program promosi eksklusif melalui Fokus Promo (FOMO) Imlek. Nasabah berkesempatan menikmati diskon hingga Rp 888 ribu, cashback menarik, serta berbagai keuntungan lain saat bertransaksi dengan Livin’ by Mandiri, Mandiri Kartu Kredit, Mandiri Kartu Debit, Livin’poin, dan QRIS Livin’ by Mandiri. Selain itu, tersedia promo eksklusif seperti Cuan 888 Livin’poin untuk investasi, Livin’ KPR dengan bunga mulai dari 3,7% selama lima tahun, serta Angpao Rp 188 ribu untuk Tabungan Rencana.
Sebagai pelengkap, Bank Mandiri juga menghadirkan edisi khusus Mandiri e-Money bertema Shinchan Oriental Series yang dipastikan membawa nuansa keberuntungan dalam setiap transaksi. Seri ini hadir dengan 12 desain unik yang menampilkan karakter populer dari kartun Crayon Shinchan dalam nuansa astrologi Tionghoa.
Berita Terkait
-
Buka Kantor Luar Negeri, Bank Mandiri Komitmen Bangun Iklim Investasi Kondusif di Indonesia
-
Dorong Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan, Bank Mandiri Gelar Investment Forum 2025
-
Dorong Transisi Energi, Bank Mandiri Aktif Berpartisipasi dalam Perdagangan Karbon Internasional
-
Bank Mandiri Dorong Pertumbuhan Aset dengan Digitalisasi dan Ekosistem Wholesale
-
Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Wholesale dan Ekspansi Kredit Berkelanjutan di Tahun 2024
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto