Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi mengumumkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dimulai pada 10 Februari 2025. Lantas mereka yang lahir Januari apa bisa cek kesehatan gratis? Begini jawabannya.
Diketahui bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan program Kemenkes yang tujuannya untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat yang berulang tahun.
Program ini disediakan untuk berbagai usia, dari mulai balita, anak-anak, dewasa hingga lansia. Hal ini disampaikan langsung oleh dr. Endang dalam dalam konferensi pers di gedung Kemenkes Jakarta pada hari Jumat (7/2/2025).
“Sebagai hadiah ulang tahun untuk masyarakat, program cek kesehatan gratis ini diharapkan bisa memberikan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia. Pemeriksaan kesehatan ini akan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya,” ujar dr. Endang
Karena CKG ini diumumkan pada bulan Februari, lantas mereka yang lahir Januari pun bertanya-tanya apakah bisa ikut CKG atau tidak. Nah untuk mengetahui orang yang lahir Januari apa bisa cek kesehatan gratis atau tidak, simak berikut ini jawabannya.
Lahir Januari Bisa Cek Kesehatan Gratis
Melansir dari situs dan Instagram resmi Kemenkes RI, Cek Kesehatan Gratis ini bukan hanya untuk yang lahir bulan Februari saja, tapi yang lahir pada bulan Januari juga bisa mengikuti Cek Kesehatan Gratis hingga April 2025.
Jadi masyarakat bisa melakukan CKG dalam jangka waktu dari mulai tanggal ultah + 30 hari. Hal tersebut diharapkan bisa mempermudah masyarakat Indonesia yang ingin mengakses layanan kesehatan tanpa perlu lama menunggu.
CKG ulang tahun diberikan untuk anak berusia 0-6 tahun dan masyarakat berusia di atas 18 tahun. Untuk layanan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan di Klinik dan Puskesmas yang telah kerja sama dengan Kemenkes.
Jenis pemeriksaan dalam program CKG ini bervariasi, dari mulai skrining kekurangan hormon, pemeriksaan gizi, pemeriksaan THT, skringin penyakit jantung bawaan, dan pemeriksaan tekanan darah.
Baca Juga: Intip Warga Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis Pemerintah
Sedangkan untuk pasien usia dewasa maupun lansia, layanan pemeriksaannya akan difokuskan pada berbagai risiko penyakit seperti penyakit stroke, kanker, dan jantung. Selain itu, usia ini juga akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan fisik dan mental.
Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis
Bagi yang ingin CKG, maka harus daftar dulu. Untuk pendaftarannya melalui aplikasi Satu Sehat Mobile. Dengan adanya aplikasi ini, maka masyarakat tak perlu repot-repot antre saat akan daftar di Puskesmas.
“Untuk mendaftar, masyarakat hanya perlu mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile. Setelah mengunduh aplikasi, mereka akan menemukan fitur CKG (Cek Kesehatan Gratis) yang aktif mulai besok. Sebelum menggunakan fitur ini, pastikan untuk mengisi profil di aplikasi tersebut,” tutur Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan, Kemenkes Setiaji .
Nah sebagai gambaran, simak berikut ini tahapan pendaftarannya yang bisa dilakukan melalui aplikasi Satu Sehat Mobile.
- Pertama-tama, unduh aplikasi Satu Sehat Mobile di Google Play Store atau App Store
- Lalu mengisi profil mulai dari nama, alamat, dan data-data lainnya yang dibutuhkan
- Setelah mengisi profil, pilih tanggal pemeriksaan pada fitur CKG
Jika tidak bisa mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile, maka bisa melakukan pendaftaran melalui nomor WhatsApp resmi Kemenkes 081110500567. Selanjutnya, fitur chatbot pada nomor WA tersebut akan memandu melakukan pendaftaran CKG.
Demikian informasi mengenai lahir Januari apa bisa cek kesehatan gratis atau tidak lengkap dengan jawabannya dan cara daftarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
-
Dosen Utama STIK: UU ITE Tak Melemah, Penyebar Hoaks Tetap Bisa Dipidana!
-
AMLI Soroti Dampak Ranperda KTR: Usaha Reklame Tertekan, Tenaga Kerja Terancam
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus