Suara.com - Pada hari Sabtu, sekelompok tahanan Palestina yang dibebaskan oleh Israel memasuki Jalur Gaza dengan penuh semangat, sebuah momen yang disertai dengan peristiwa dramatis ketika beberapa dari mereka mengibarkan tanda-tanda kemenangan dan membakar pakaian mereka sendiri yang dipakai selama masa tahanan di penjara.
Gambar-gambar yang dirilis oleh media Israel, sebelumnya berdasarkan kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, menampilkan barisan tahanan Palestina mengenakan kaos berlogo Bintang Daud dan tulisan bahasa Arab yang menyatakan "kami tidak melupakan dan kami tidak memaafkan".
Saat tiba di kota Khan Yunis, Gaza selatan, para tahanan melepas kaos putih mereka, yang kemudian terlihat tergeletak di tanah dan dinyalakan, menghasilkan api jingga yang mengejutkan. Api tersebut membentuk gumpalan asap hitam di atas kerumunan yang meriah menyambut para narapidana yang dibebaskan.
Mayoritas dari mereka yang dibebaskan adalah warga Gaza yang telah ditahan oleh Israel selama perang, sebagai bagian dari pertukaran dengan tiga sandera Israel, menurut Klub Tahanan Palestina.
Konvoi yang membawa para tahanan tersebut menuju Gaza telah difasilitasi oleh Komite Palang Merah Internasional, di mana mereka disambut dengan antusias oleh kerumunan warga Palestina yang melambai dan melemparkan tanda-tanda kemenangan.
Beberapa tahanan lain yang dibebaskan pada hari Sabtu sedang menjalani hukuman seumur hidup atas serangan terhadap warga Israel, dengan sebagian dari mereka akan dideportasi setelah dibebaskan.
Berita Terkait
-
Israel Ancam Lanjutkan Perang Jika Hamas Tak Bebaskan Sandera Akhir Pekan Ini!
-
AS Minta Negara-Negara Arab Ajukan Alternatif atas Rencana Trump di Gaza
-
Hamas Tegaskan Komitmen Gencatan Senjata, Israel Ancam Lanjutkan Operasi Militer
-
Bisakah Arab Saudi Yakinkan Trump untuk Pulangkan Warga Palestina ke Gaza?
-
Mesir Siap Kirim Bantuan Rekonstruksi Gaza, Israel Menolak Keras!
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional