Suara.com - Dua mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Anies Baswedan menyambangi Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (20/2/2025). Keduanya memenuhi undangan untuk acara penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2025-2030, Pramono Anung-Rano Karno.
Pramono-Rano diketahui baru saja dilantik sebagai pasangan kepala daerah oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis siang. Setelah pelantikan, rencananya akan diadakan sejumlah acara penyambutan di Balai Kota dan DPRD.
Pantauan Suara.com, Ahok tiba lebih dulu sekitar pukul 11.35 WIB. Kedatangan Ahok disambut meriah oleh para penyambut simpatisan, dan relawan yang ada di lokasi.
Dengan menggunakan setelan jasnya, Ahok hanya tersenyum sembari melambaikan tangan ke arah awak media. Politisi PDI-Perjuangan itu langsung masuk ke dalam Balai Kota.
Berselang 10 menit kemudian, Anies tiba di Balai Kota. Sambil berjalan di karpet merah, Anies juga disambut riuh di lokasi. Ia sempat menemui awak media dan menyampaikan selamat atas pelantikan Pramono-Rano sebagai gubernur dan wakil gubernur.
Anies berpesan kepada pasangan usungan PDIP itu untuk memperhatikan rakyat kecil dan memberikan rasa adil untuk semua.
"Selamat buat Mas Pram dan Bang Doel, insyaallah hari baik ini menjadi awalan yang baik untuk rakyat Jakarta, karena akan hadir pemerintah yang memperhatikan mereka yang lemah, memberikan kesetaraan, memberikan rasa keadilan, dan kemajuan untuk kota ini," pungkas Anies.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan rangkaian acara penyambutan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung Wibowo dan Rano Karno usai dilantik Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, pada Kamis (20/2) mendatang.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan, nantinya penyambutan dilaksanakan secara sederhana. Namun, akan disiapkan berbagai ornamen dan kegiatan bernuansa Betawi.
Baca Juga: Resmi Jadi Wagub DKI, Tugas Berat Menanti Rano Karno, Lebih Berat dari Gubernur Banten
Hal ini disebutnya berdasarkan keinginan dari Pramono dan Rano sendiri.
"Rencananya memang gubernur dan wakil gubernur akan langsung ke Balai Kota usai dilantik oleh Presiden. Kami siapkan penyambutan sederhana, karena memang beliau tidak ingin ada penyambutan yang berlebihan," ujar Teguh di Jakarta, Rabu (19/1/2025).
Pada acara itu, Pramono dan Rano bakal disambut Teguh di depan Grha Ali Sadikin. Selanjutnya, dilakukan acara serah terima jabatan (sertijab) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.
"Insyaallah akan dilaksanakan sertijabnya di Balai Agung. Acaranya singkat saja. Setelah itu, saya akan pamit meninggalkan Balai Kota dan langsung menuju ke tempat tugas definitif saya di Dirjen Dukcapil Kemendagri," ucap Teguh.
Lebih lanjut, Teguh mengatakan, setelah kegiatan sertijab, gubernur dan wakil gubernur menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta. Ia sendiri setelah itu akan kembali ke Kemendagri dan melanjutkan tugasnya sebagai Dirjen Dukcapil.
"Setelah paripurna selesai, akan ada tasyakuran sederhana di Balai Kota DKI Jakarta. Gubernur juga harus mempersiapkan diri untuk ikut retreat pada 21 Februari 2025," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Resmi Jadi Wagub DKI, Tugas Berat Menanti Rano Karno, Lebih Berat dari Gubernur Banten
-
Sambut Pemimpin Baru, Balai Kota Jakarta Gelar Kompetisi Photobooth Berhadiah, Begini Cara Ikutannya
-
Pesan Khusus Megawati untuk Pramono-Rano: Jangan Abaikan Arahan Presiden Prabowo!
-
Rano Karno Didampingi Istri Sambangi Kediaman Pramono Anung Jelang Pelantikan
-
Hindari Oknum, Tim Transisi Pramono-Rano Minta Apartemen di Jakarta Dipasang Meteran Air
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku