Suara.com - Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, menjadi sorotan usai terkuaknya skandal korupsi yang melibatkannya. Kasus ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai kekayaan Riva Siahaan, termasuk sumber pendapatannya sebagai petinggi perusahaan migas.
Riva menghadapi dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang. Ia dan beberapa petinggi Pertamina diduga melakukan manipulasi produksi kilang dan impor minyak yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp193,7 triliun.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan Riva Siahaan mencapai miliaran rupiah yang terdiri dari berbagai aset properti, kendaraan mewah, surat berharga, hingga kas dan investasi. Berikut ulasan selengkapnya.
Profil Riva Siahaan
Riva Siahaan merupakan lulusan S1 Manajemen Ekonomi dari Universitas Trisakti dan melanjutkan pendidikan S2 dalam bidang Business Administration di Oklahoma City University, Amerika Serikat.
Kariernya di industri migas dimulai pada tahun 2008 ketika bergabung dengan PT Pertamina sebagai Key Account Officer. Berkat pengalaman dan kemampuannya, ia terus menempati berbagai posisi strategis hingga akhirnya diangkat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga pada Juni 2023.
Kekayaan Riva Siahaan
Berdasarkan laporan LHKPN per 31 Maret 2024, total kekayaan Riva Siahaan tercatat sebesar Rp21,6 miliar. Namun, setelah dikurangi utang sebesar Rp2,65 miliar, kekayaan bersihnya adalah Rp18,9 miliar. Rincian aset yang dimilikinya meliputi:
Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Pertamax Oplosan, Apa Dampak Buruk untuk Motor dan Mobil?
1. Tanah dan bangunan senilai Rp7,75 miliar dengan rincian sebagai berikut:
- Tanah dan bangunan seluas 120 m² senilai Rp2 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 150 m² senilai Rp2,5 miliar
- Tanah dan bangunan seluas 275 m² dengan luas bangunan 80 m² senilai Rp3,25 miliar
2. Alat transportasi dan kendaraan sebesar Rp2,9 miliar dengan rincian sebagai berikut:
- Sepeda motor Honda Revo tahun 2011 seharga Rp5 juta
- Sepeda motor Piaggio Mp3 tahun 2014 seharga Rp175 juta
- Mobil Toyota Vellfire tahun 2018 seharga Rp850 juta
- Sepeda motor Harley Davidson Ultra Classic tahun 2005 seharga Rp320 juta
- Mobil Lexus RX350 tahun 2023 seharga Rp1,55 miliar
3. Harta bergerak lainnya sebesar Rp808 juta
4. Surat berharga sebesar Rp1,5 miliar
5. Kas dan setara kas sebesar Rp8,69 miliar
6. Utang sebesar Rp2,65 miliar
Meskipun memiliki aset yang besar, Riva juga memiliki utang sebesar Rp2,65 miliar, yang mengurangi total kekayaan bersihnya menjadi Rp18,9 miliar.
Gaji dan Sumber Penghasilan Riva Siahaan
Sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan menerima gaji dan tunjangan yang sangat besar. Besaran gaji direksi di lingkungan Pertamina ditentukan berdasarkan pedoman internal yang ditetapkan oleh Menteri BUMN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global
-
Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata
-
Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta
-
1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat
-
Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya
-
Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa