Suara.com - “PSI Perorangan” sedang ramai jadi perbincangan publik. Lantas muncul pertanyaan, PSI Perorangan apa itu? Masih ada sejumlah orang yang belum mengetahuinya, oleh karena itu mari simak berikut ini penjelasannya.
Sebelumnya ramai diberitakan, banner dan bendera “PSI Perorangan” terpampang di sejumlah wilayah, terutama Jakarta dan Solo. Banner dan bendera tersebut pun langsung mencuri perhatian publik.
Masih ada beberapa yang belum mengetahui PSI Peorangan. Kira-kira PSI Perorangan apa itu? Nah untuk lebih jelasnya, yuk simak berikut ini ulasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Apa Itu PSI Perorangan?
Diketahui bahwa PSI Peorangan merupakan partai yang dipimpin Kaesang Pangarep, putra bungsu mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi. Nama PSI resmi diganti menjadi PSI Perorang sejak Sabtu (22/2/2025).
Mengenai perubahan nama tersebut telah diunggah juga melalui akun Instagram resmi @/psi_id. Dalam unggahan tersebut menyebutkan bahwa PSI adalah partai yang kini dapat dimiliki oleh perorangan setiap anggotanya.
“Partai Perorangan adalah partai dimiliki oleh semua anggota secara perorangan, bukan milik keluarga, atau segelintir elite partai. Partai dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Wujud konkretnya adalah seluruh anggota punya hak memilih ketua umum,” ucap Andy Budiman selaku Wakil Ketua Umum DPP PSI dalam unggahan akun @/psi_id pada Minggu (23/2/2025).
Dalam unggahan tersebut, Andy juga menyampaikan bahwa PSI akan terus beradaptasi sesuai perkembangan zaman. Andy kembali menambhakan, PSI ini jadi partai pertama di Tanah Air yang menerapkan sistem one man one vote dalam pemilihan ketua umum.
“PSI menjadi partai pertama di Indonesia yang menjalankan sistem one man one vote dalam memilih ketua umum,” tuturnya.
Sebelumnya, mantan Presiden Jokowi juga sudah pernah membahas mengenai konsep partai perorangan atau partai Super Tbk usai dirinya dipecat dari PDIP bersama putra sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming.
Baca Juga: Apa Itu Partai Super Tbk? Mengenal Parpol yang Diinisiasi Jokowi dan Budi Arie
"Ya berarti partainya perorangan," ucap Jokowi
Jokowi juga sempat menyebutkan istilah Partai Super Tbk. Saat sesi wawancaranya dengan Najwa Shihab dalam program Mata Najwa. Dalam wawancara tersebut, Jokowi menyampaikan tentang pentingnya memiliki partai perorangan di Indonesia.
Namun Jokowi tidak membeberkan secara mendetai mengenai maksud dan tujuan partai tersebut. Menurutnya, partai tersebut masih dalam proses pemasakan. Dia juga belum mengetahui apakah nantinya partai tersebut akan dirilis atau tidak.
Demikian penjelasan mengenai PSI Peorangan apa itu, bandera partai yang baru-baru ini mencuri perhatian publik usai terpampang di sejumlah ruas jalan di beberapa wilayah.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
Terkini
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Bantah Tukar Guling dengan Thomas, Purbaya Jelaskan Tugas Wamenkeu Juda Agung
-
Kisah Pilu Anak NTT yang Bunuh Diri, Mi'ing Bagito Blak-blakan Sentil Koruptor
-
Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!
-
OTT Pejabat Pajak, KPK Sebut Kemenkeu Perlu Perbaiki Sistem Perpajakan
-
KPK Ungkap Kepala KP Pajak Banjarmasin Mulyono Rangkap Jabatan Jadi Komisaris Sejumlah Perusahaan
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!