Setelah serangkaian peringatan bahwa tarif akan sangat merugikan eksportir AS, termasuk petani yang memiliki kekuatan politik, ia mengakui bahwa tarif akan membawa "sedikit gangguan."
Dan setelah menyebutkan serangkaian pembunuhan yang dilakukan oleh para migran, Trump mendapat tepuk tangan meriah ketika ia bersumpah untuk "berperang" terhadap kartel narkoba Meksiko.
Jauh sebelum ia selesai, puluhan Demokrat telah keluar.
Trump berusaha memperluas kekuasaan presiden hingga batas maksimal, dengan dukungan suara rakyat dan DPR serta Senat yang dikuasai Partai Republik.
Dengan bantuan Musk, Trump telah menindak birokrasi federal, memecat ribuan pekerja, menutup seluruh lembaga, dan memangkas bantuan asing.
"Hari-hari pemerintahan oleh birokrat yang tidak dipilih telah berakhir," kata Trump.
Namun, ada tanda-tanda awal dalam jajak pendapat bahwa pemangkasan besar-besaran Trump dan kegagalannya mengatasi inflasi telah memukul popularitasnya.
Trump juga mengubah kebijakan luar negeri AS dengan beralih ke Moskow terkait perang Ukraina, yang telah mengejutkan Kyiv dan sekutunya.
Beberapa hari setelah pertengkaran yang disiarkan di televisi di Ruang Oval dengan Volodymyr Zelensky, Trump mengatakan pemimpin Ukraina telah mengatakan kepadanya bahwa ia sekarang siap untuk berunding dengan Rusia dan kesepakatan mineral AS.
Baca Juga: Viral Video Trump "Pincang" Saat Main Golf, Picu Spekulasi Kesehatan Memburuk
"Saya menerima surat penting dari Presiden Zelensky dari Ukraina. Surat itu berbunyi (bahwa) Ukraina siap untuk datang ke meja perundingan sesegera mungkin untuk membawa perdamaian abadi lebih dekat," kata Trump.
Trump juga menggandakan sumpahnya yang kontroversial untuk "merebut kembali" Terusan Panama dan mendapatkan Greenland dari Denmark dengan "satu atau lain cara."
Partai Demokrat sejauh ini berjuang untuk melawan strategi Trump yang membanjiri zona dan memonopoli siklus berita dengan konferensi pers yang konstan.
Pada pidato bantahan Demokrat, Senator Elissa Slotkin mengarahkan pidatonya yang serius kepada warga Amerika kelas menengah, menyebut Trump dan Musk "ceroboh" di dalam negeri dan menyerah pada "kepemimpinan Amerika" di luar negeri.
Berita Terkait
-
Penemuan Struktur Persegi di Mars Buat Geger, Teori Konspirasi Baru Muncul!
-
AS dan Ukraina Bakal Tandatangani Kesepakatan Mineral, Emang Udah Baikan?
-
Zelenskyy Ingin Perbaiki Hubungan dengan Trump, Siap Berunding untuk Perdamaian Ukraina
-
Trump Hentikan Bantuan Militer ke Ukraina, Imbas Perdebatan Sengit dengan Zelenskyy di Ruang Oval
-
Pemimpin Arab Bertemu di Mesir Tolak Rencana Trump soal Gaza
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran