Suara.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dan Deinas Geley, harus rela berbagi tempat tinggal di rumah dinas setelah Kembali dari retret kepala daerah di Kompleks Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah (Jateng).
Pasalnya hingga saat ini, Provinsi Papua Tengah belum menyediakan rumah dinas bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah. Meski begitu, keduanya saat ini hanya tinggal berbeda kamar saja.
Meski begitu, keduanya mengaku rela berbagi rumah untuk mewujudkan cita-cita dalam membangun Papua Tengah.
"Kami berdua tinggal di satu rumah, hanya berbagi kamar saja. Tapi itu dalam rangka membangun Provinsi Papua Tengah dan mewujudkan visi dan misi kami," kata Meki seperti dikutip Wagadei.id, saat memberikan sambutan ketika Ibadah Syukur Pelantikan Gubernur dan Wagub Papua Tengah, Rabu, (5/3/2025).
Nawipa mengemukakan bahwa tinggal bersama dalam satu atap bukan hal yang baru bagi mereka, karena keduanya sudah saling mengenal cukup lama.
"Kami berdua bukan baru kenal, sudah cukup lama hubungan ini terjalin. Makanya, kami berdua memilih tinggal satu rumah dan hanya bagi kamar saja,” katanya.
Untuk diketahui, rumah dinas yang ditempati mereka berdua merupakan bekas rumah jabatan Sekda Kabupaten Nabire yang pernah dialihfungsikan menjadi Kantor KONI Papua Tengah.
Kemudian rumah tersebut beralih fungsi menjadi rumah dinas Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah dan ditempati oleh Ribka Haluk dan juga Anwar Harun Damanik.
Sebelumnya juga terungkap bahwa saat kedatangan keduanya dari retret di Magelang tidak memperkenankan dilakukan penjemputan oleh massa pendukung dan juga konvoi keliling kota.
Ketua Umum Tim Relawan MeGe, Alexander Gobai mengatakan bahwa pasangan tersebut fokus membangun provinsi yang baru berumur dua tahun itu.
"Kami tidak ingin hamburkan anggaran dengan acara seremonial yang tidak perlu. Karena Provinsi ini masih dalam tahap awal, kita perlu menanamkan pondasi yang baik demi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu