Suara.com - Amerika Serikat dilaporkan telah menghentikan pembagian informasi intelijen dengan Kyiv, sebuah langkah yang berpotensi menghambat kemampuan militer Ukraina dalam menargetkan pasukan Rusia.
Laporan ini pertama kali disampaikan oleh Financial Times pada Rabu (5/3), mengutip pernyataan pejabat yang mengetahui masalah tersebut.
Financial Times menyebutkan bahwa dua pejabat mengonfirmasi keputusan Washington untuk membekukan saluran intelijen dengan Ukraina. Keputusan ini dinilai dapat berdampak signifikan terhadap strategi militer Kyiv dalam menghadapi invasi Rusia yang masih berlangsung.
Namun, laporan berbeda muncul dari Bloomberg News. Seorang pejabat di Kyiv mengatakan kepada Bloomberg bahwa Ukraina masih menerima informasi intelijen dari AS. Hal ini disampaikan melalui sebuah unggahan di platform X oleh reporter Bloomberg News, Annmarie Hordern.
Sementara itu, pemerintahan Presiden Donald Trump dilaporkan masih berbagi informasi intelijen mengenai Rusia dan Ukraina dengan sekutu terdekatnya, termasuk Inggris.
Hal ini juga diungkapkan oleh Financial Times berdasarkan keterangan seorang pejabat.
Keputusan AS untuk menghentikan berbagi intelijen dengan Kyiv menimbulkan pertanyaan mengenai arah kebijakan Washington terhadap konflik Rusia-Ukraina.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih terkait perubahan kebijakan tersebut.
Baca Juga: Bangun Tidur Dapat Pesan dari Donald Trump, Warga Greenland Dirayu Gabung AS
Berita Terkait
-
Bangun Tidur Dapat Pesan dari Donald Trump, Warga Greenland Dirayu Gabung AS
-
Ada Peluru Bersarang di Otak, Tentara Rusia Ini Bisa Terus Bertempur
-
Sahur dan Buka Hampir Bersamaan, Di Daerah Ini Puasa Jadi yang Tercepat di Dunia!
-
AS dan Ukraina Bakal Tandatangani Kesepakatan Mineral, Emang Udah Baikan?
-
Zelenskyy Ingin Perbaiki Hubungan dengan Trump, Siap Berunding untuk Perdamaian Ukraina
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
-
4 HP Snapdragon Paling Murah Terbaru 2025 Mulai Harga 2 Jutaan, Cocok untuk Daily Driver
Terkini
-
Masyarakat Apresiasi Gerak Cepat Bina Marga Pulihkan Jembatan Lawe Mengkudu 1
-
Komitmen Dukung Konektivitas, Bina Marga Telah Pulihkan 10 Titik Jembatan Terdampak di Aceh
-
Bicara Progres Penanganan Bencana, Ini Ultimatum Prabowo ke Pelanggar Hukum
-
Duduk Bareng Warga Batang Toru di Malam Tahun Baru, Prabowo Pesan 'Tidak Boleh Merusak Alam'
-
Kado Kemanusiaan dari Bundaran HI: Warga Jakarta Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatra
-
Wali Kota Hasto Pasang Target Jam 2 Dini Hari Sampah Malam Tahun Baru di Kota Jogja Sudah Bersih
-
Bundaran HI Jadi Lautan Manusia, Pesta Kembang Api Tetap Hiasi Langit Penghujung Tahun Ibu Kota
-
Polisi Berkuda Polri Jaga Monas di Malam Tahun Baru, Warga Antusias hingga Antre Foto
-
Ogah Terjebak Macet, Wali Kota Jogja Pilih Naik Motor Pantau Keramaian Malam Tahun Baru
-
Malam Tahun Baru di Bundaran HI Dijaga Ketat, 10 K-9 Diterjunkan Amankan Keramaian