Suara.com - Polisi meringkus pelaku pembunuhan terhadap Arif Widodo, seorang pria yang tewas dengan kondisi terlilit kasur di Aren Jaya, Bekasi Timur. Terungkapnya kasus ini, Arif ternyata dibunuh oleh HJ (43), temannya saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Fakta dalam kasus pembunuhan itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Ade Ary menyampaikan, peristiwa ini bermula ketika HJ menumpang untuk bermalam di rumah korban. Korban diketahui berprofesi sebagai tukang ojek online (ojol), tidak menaruh curiga terhadap pelaku lantaran telah mengenal lama.
“Pelaku menghubungi korban untuk meminta menginap di rumah korban dalam beberapa hari, karena lokasi tempat kerja pelaku sebagai sekuriti di sebuah mal itu dekat dengan rumah korban,” kata Ade Ary, saat di konfirmasi, Kamis (6/3/2025).
Hingga akhirnya, niat buruk pelaku muncul. HJ ingin menguasai harta milik korban, seperti uang, motor, dan ponsel.
“Jumat 28 Februari 2025 sekitar pukul 5.30 WIB, pelaku terbangun dan melihat korban masih tertidur dengan posisi miring ke arah kiri, sehingga timbul niat pelaku untuk mengambil motor, uang, dan HP milik korban,” ujarnya.
Saat itu, HJ melihat ada sebatang kayu di ruang dapur dan langsung mengambilnya. Setelahnya HJ langsung memukul kepala korban dengan bengis sebanyak 6 kali.
“Setelah memastikan korban meninggal selanjutnya pelaku memindahkan korban ke bagian belakang rumah dengan menutupnya dengan tikar dan kasur, sedangkan balok yang digunakan pelaku tadi diletakkan kembali di dekat dapur,” jelas Ade Ary.
Pelaku kemudian mengambil harta milik korban dan meninggalkan lokasi. Saat pelarian ini, pelaku sempat membuat barang bukti di sungai yang berada di Kelurahan Aren Jaya.
“Motor korban digunakan pelaku untuk aktivitas kerja sehari-hari sebagai security di sebuah mal,” jelasnya.
Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menciduk pelaku. Petugas juga telah menyita barang bukti berupa balok kayu, motor korban yang diambil oleh pelaku, tikar, dan pakaian milik korban.
Berita Terkait
-
Kasus Impor Gula Rugikan Negara Rp515,4 Miliar, Dakwaan Jaksa: Tom Lembong Tak Memperkaya Diri Sendiri
-
Usai Dipeluk Istri, Tom Lembong dan Anies Kepergok Bisik-bisik saat Tunggu Hakim di Sidang
-
Penindasan Sopir Online Harus Dihentikan, Adian PDIP Desak Kemenhub Kembalikan Jatah Aplikator ke Tarif 10 Persen
-
Viral Ojol Lansia Tetap Narik Meski Derita Gagal Ginjal dan Kenakan Selang Oksigen
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar