Suara.com - Israel mengatakan akan memutus pasokan listrik ke Gaza. Dampak penuhnya belum jelas, tetapi pabrik desalinasi di wilayah itu menerima listrik untuk memproduksi air minum.
Pengumuman hari Minggu itu muncul seminggu setelah Israel memutus semua pasokan barang ke wilayah itu untuk lebih dari 2 juta orang.
Israel telah berupaya menekan Hamas agar menerima perpanjangan fase pertama gencatan senjata mereka. Fase itu berakhir akhir pekan lalu.
Israel ingin Hamas membebaskan setengah dari sandera yang tersisa sebagai imbalan atas janji untuk merundingkan gencatan senjata yang langgeng.
Hamas telah mendesak untuk memulai negosiasi pada fase kedua gencatan senjata yang lebih sulit sebagai gantinya.
Kelompok militan itu pada hari Minggu mengatakan telah menyelesaikan putaran terakhir perundingan gencatan senjata dengan mediator Mesir tanpa mengubah posisinya, menyerukan dimulainya segera fase kedua gencatan senjata, The AP melaporkan.
Surat baru dari menteri energi Israel kepada Israel Electric Corporation memerintahkannya untuk berhenti menjual listrik ke Gaza.
Gaza sebagian besar hancur oleh perang, dan generator serta panel surya digunakan untuk sebagian pasokan listrik.
Gencatan senjata telah menghentikan pertempuran paling mematikan dan paling merusak antara Israel dan Hamas.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Jika Mobil Listrik Anda Terendam Banjir
Tahap pertama memungkinkan pengembalian 25 sandera yang masih hidup dan jenazah delapan orang lainnya sebagai imbalan atas pembebasan hampir 2.000 tahanan Palestina.
Pasukan Israel telah ditarik ke zona penyangga di dalam Gaza, ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi telah kembali ke Gaza utara untuk pertama kalinya sejak awal perang dan ratusan truk bantuan masuk setiap hari hingga Israel menghentikan pasokan.
Berita Terkait
-
"Netanyahu Jadikan Sandera Permainan Catur!" Demonstran Israel Menggila Tuntut Pembebasan
-
Israel Siapkan "Direktorat Migrasi": Deportasi Paksa Warga Gaza Dimulai?
-
Big Ben Dikepung: Demonstran London Kibarkan Bendera Palestina di Menara Parlemen!
-
Kenalan dengan Honda S7, SUV Penantang Tesla yang Siap Curi Perhatian
-
Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Jika Mobil Listrik Anda Terendam Banjir
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM