Presiden Suriah Bashar al-Assad juga digulingkan pada bulan Desember, yang semakin melemahkan cengkeraman Iran di wilayah yang lebih luas.
Sementara itu, Iran semakin banyak menimbun uranium yang diperkaya pada tingkat yang mendekati tingkat senjata, sesuatu yang hanya dilakukan oleh negara-negara bersenjata atom. Teheran telah lama mempertahankan programnya untuk tujuan damai, bahkan ketika para pejabatnya semakin mengancam untuk mengejar bom tersebut.
Program nuklir Iran telah menuai peringatan dari Israel dan AS bahwa mereka tidak akan mengizinkan Teheran memperoleh bom, yang menandakan aksi militer terhadap program tersebut dapat terjadi.
Namun minggu lalu, Trump mengirim surat kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, untuk meminta kesepakatan nuklir baru dengan Teheran. Iran mengatakan belum menerima surat apa pun, tetapi tetap mengeluarkan serangkaian pernyataan tentang hal itu.
Ketika gencatan senjata yang goyah terjadi dalam perang Israel melawan Hamas di Jalur Gaza, Houthi Yaman telah mengancam untuk melanjutkan serangan mereka terhadap pengiriman di Laut Merah, Teluk Aden, dan Selat Bab al-Mandeb yang menghubungkan kedua jalur air tersebut.
Pemimpin Houthi Abdul-Malik al-Houthi memperingatkan pada hari Jumat bahwa serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel di lepas pantai Yaman akan dilanjutkan dalam waktu empat hari jika bantuan tidak dilanjutkan ke Gaza.
Batas waktu itu datang dan pergi pada hari Selasa. Meskipun tidak ada serangan yang dilaporkan, hal itu kembali membuat pengirim barang gelisah.
Kelompok Houthi telah menargetkan lebih dari 100 kapal dagang dengan rudal dan pesawat tak berawak, menenggelamkan dua kapal dalam kampanye mereka yang juga menewaskan empat pelaut.
Baca Juga: Kebocoran Radioaktif di Reaktor Nuklir Terbesar Eropa: Seberapa Bahaya?
Tag
Berita Terkait
-
ICC Tangkap Duterte Terkait Perang Narkoba Berdarah, China: Jangan Politisasi!
-
Sinopsis Fated Hearts, Drama China Terbaru Li Qin dan Chen Zhe Yuan
-
4 Rekomendasi Drama China Genre Komedi Romansa, Dijamin Bikin Ngakak Brutal
-
Tiongkok Tegaskan 'Penyatuan Damai' dengan Taiwan, tapi Siap Ambil Tindakan Keras!
-
Kebocoran Radioaktif di Reaktor Nuklir Terbesar Eropa: Seberapa Bahaya?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok