Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta, Tri Waluyo menanggapi doal berdirinya Masjid Al Ikhlas di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Ia menganggap adanya rumah ibadah itu menjadi kabar baik bagi umat Muslim di kawasan tersebut.
Menurutnya, ada 200 ribu pekerja dan warga muslim di kawasan PIK setiap harinya. Karena itu, adanya Masjid Al-Ikhlas diharapkan dapat memenuhi kebutuhan spiritual mereka.
“Alhamdulillah, hadirnya masjid ini akan menampung lebih banyak jamaah dan semakin memperkuat komunitas Muslim di kawasan PIK,” ujar Tri kepada wartawan, Rabu (12/3/2025).
Saat ini, PIK telah memiliki empat masjid, yaitu Masjid Al Hikmah di Mangrove PIK, Masjid Al Muhajirin di ASG Tower, Masjid An Nur di Pantai Indah Utara, dan Masjid Al Khairiyah di Menara Syariah PIK2. Masjid Al Ikhlas menjadi masjid kelima yang berdiri di kawasan tersebut.
Tri berharap, jumlah masjid di PIK terus bertambah seiring meningkatnya populasi Muslim di area tersebut. Masjid disebutnya bisa menjadi simbol harmoni dan toleransi beragama.
"Karena di kawasan yang dikenal dengan keberagamannya ini, suara azan kini semakin sering berkumandang," pungkasnya.
Diketahui, Masjid Al Ikhlas dibangun dalam waktu delapan bulan dengan pendanaan penuh dari manajemen PIK. Dari segi arsitektur, masjid ini mengusung konsep Islamic Classical Architecture ala Kekaisaran Ottoman.
Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki konsep integrasi ekonomi. Di dalamnya terdapat area bisnis yang akan mendukung operasional masjid, sehingga dapat menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi bagi masyarakat Muslim.
Baca Juga: Geram Skandal MinyaKita Sunat Takaran, Susi Pudjiastuti: Bubarkan Kementerian Perdagangan!
Berita Terkait
-
Geram Skandal MinyaKita Sunat Takaran, Susi Pudjiastuti: Bubarkan Kementerian Perdagangan!
-
Dapat Petunjuk Saksi, KPK Sebut Alasan Geledah Rumah Ridwan Kamil Agar Kasus BJB Terang
-
Prabowo Dicap Alergi Demo, MenHAM Pigai Tepis Tudingan Eks Mendiktisaintek Satryo: Jangan Percaya!
-
Menteri HAM Blak-blakan Bela Prabowo, Natalius Pigai Sebut Isu Orba Hidup Lagi Cuma Imajinasi: Tuduhan Berlebihan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus