Suara.com - Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Fritz Nawipa memastikan situasi di Puncak Jaya sudah mulai aman pasca bentrok antar pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya. Bentrokan maut itu menyebabkan sembilan orang meninggal dunia dan 428 orang terluka.
"Puncak Jaya sudah mulai aman, kita berdoa hari ini KPU RI akan melakuakan perhitungan ulang di Jakarta, yang penting adalah Puncak Jaya sudah aman gitu dulu. Yang lain-lain kita akan atur," ujar Meki kepada wartawan di Papua Tengah, Rabu (12/3/2025).
Meki menyampaikan dirinya bakal segera ke Jakarta. Begitu nantinya mengetahui siapa pemenang Pilkada di Puncak Jaya, dia akan langsung memanggil pasangan calon nomor urut 1 Yuni Wonda-Mus Kogoya dan paslon nomor urut 2 Mireng Kogoya-Mendi Wonerengga.
"Setelah tahu siapa yang menang siapa yang kalah, saya akan panggil kandidat. Tidak boleh ada gerakan tambahan, cukup orang meninggal, cukup anak-anak tidak sekolah, cukup gereja tidak dibuka, pelayanan tidak jalan kemudian jadi kota mati," kata dia.
Politikus PDI Perjuangan ini menerangkan mereka yang nantinya menjadi bupati dan wakil bupati merupakan kehendak tuhan.
"Jadi kita hanaya berharap bagimana sekolah bisa jalan, gereja bisa normal, sekolah bisa dibangun, dan terima kasih hari ini sudah mulai normal di Puncak Jaya," kata dia.
Lebih lanjut Meki mengatakan, dirinya pada 21 Maret akan berkantor di Puncak Jaya selama tiga hari.
"Sekaligus lihat rumah yang dibakar, dan (memastikan) pengungsi boleh kembali dan kita akan bicara pada bupati terpilih bagimana kita melakukan pembangunan kembali," katanya.
Sebelumnya Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare mengatakan akibat bentrokan antar pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya menyebabkan sembilan orang meninggal dunia dan 428 orang terluka,
Baca Juga: Kenangan Manis Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, The Hiking Queen Puncak Carstensz
Selain itu tercatat sebanyak 179 bangunan dibakar termasuk satu gedung SD Pruleme serta satu kantor balai desa Trikora.
Selain itu tercatat 28 unit kendaraan bermotor dibakar baik roda empat maupun roda dua.
Kemudian dampak pertikaian itu juga mengakibatkan 1.933 orang mengungsi ke berbagai lokasi termasuk di Mapolres Puncak Jaya dan Kodim 1714 Puncak Jaya.
Untuk menciptakan kedamaian di wilayah itu aparat keamanan juga melakukan razia dan menyita berbagai senjata tajam tradisional dan senjata api jenis senapan angin. [Kontributor Suara.com Abeth You]
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan