Unggahan yang dilakukan pada Senin 3 Maret 2025 itu sudah mendapatkan ratusan komentar hingga Selasa 5 Maret 2025. Anehnya, dominasi komentar malah berbanding terbalik dengan isi berita yang disampaikan akun Pemkab Bogor itu.
"Pegawainya sudah semangat luar biasa. Saya liat juga beberapa pelayanan yang saya pantau cukup bagus, ramah terhadap masyarakat yang mau berobat," kata Jaro Ade pada unggahan itu.
Namun, saat Suarabogor.id melihat komentar di akun itu, tidak sedikit membuka fakta buruknya pelayanan RSUD Leuwiliang.
Salah satu akun Instagram @puput.putree menyebut bahwa apa yang disampaikan Jaro Ade tidak benar. Akun Instagram itu mengaku pelayanan RSUD Leuwiliang sangat buruk, terlebih pada pasien BPJS.
"Preettt pelayanannya masih buruuukkkk kali pa. Apalagi kalo pasiennya pake BPJS. Wasalam deh, judesnya gak ketulungan," kata dia.
Akun lainnya juga berkomentar agar kepala daerah melihat langsung ulasan Google Maps RSUD Leuwiliang agar bisa menilai buruknya pelayanan RSUD Leuwiliang.
"Cek ulasan di Google Maps we pak," kata akun Instagram @anjassasmitaa
Hal serupa disampaikan akun @kikiabdulmutaqin . Ia meminta kepala daerah melihat komentar-komentar masyarakat agar bisa menilai langsung pelayanan RSUD Leuwiliang.
"RSUD Leuwiliang pelayanannya baik, tempatnya nyaman semuanya oke (emoji tertawa terbahak-bahak). Itu mah harapan pasien..!!! Pada kenyataannya, liat komen² mantan pasien nya aja. Ga perlu deh panjang lebar jelasin," kata dia.
Baca Juga: Libur Lebaran 2025: 12 Rekomendasi Wisata Keluarga di Bogor yang Wajib Dikunjungi
Kendati demikian, tidak sedikit juga akun Instagram yang menilai pelayanan RSUD Leuwiliang baik dengan kata-kata yang cukup panjang dan hampir serupa.
Salah satu akun Instagram @febri_aldira_ mengomentari bahwa pelayanan RSUD Leuwiliang cukup baik dengan dokter dan perawat yang ramah.
"Dokter dan perawat di IGD melayani dengan ramah," kata dia.
Namun, saat Suarabogor.id melihat akun Instagram tersebut, terlihat ada postingan milik @febri_aldira_ yang mengunggah kegiatan Team Bulding RSUD Leuwiliang. Diduga akun tersebut merupakan pegawai RSUD Leuwiliang.
Sejumlah komentar positif juga terlihat pada unggahan Pemkab Bogor yang mendapatkan ratusan like dan komentar tersebut. Namun, para komentator yang mengomentari dengan positif didominasi oleh akun Instagram yang terkunci.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran 2025: 12 Rekomendasi Wisata Keluarga di Bogor yang Wajib Dikunjungi
-
32 Situ di Bogor dan Bekasi Hilang, Nusron Wahid: Saya Baru Jadi Menteri ATR
-
Ketahuan Curang, Kemendag Segel SPBU di Bogor
-
Tempat Wisata di Puncak Bogor Dibongkar, Menpar Widiyanti Ingatkan Pelaku Usaha Pastikan Legalitas
-
Era Digital, Keamanan Siber Jadi Pilar Penting Pelayanan Kesehatan Modern di Rumah Sakit
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Versi PBB, Israel Biang Kerok Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop
-
Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu
-
Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel
-
Mendagri Terbitkan SE, Atur Ketentuan Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda
-
Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Tetap Wajib Masuk Kantor
-
Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku
-
WFH ASN Bukan Work From Anywhere, Kemenag Tegaskan Pegawai Harus Standby di Rumah
-
Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB
-
Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik