Suara.com - Ketua DPP PDIP Puan Maharani bicara soal peluang mantan-mantan presiden duduk bersama usai anak dan cucu presiden RI sudah berkumpul dalam momen perayaan ulang tahun anak Prabowo Subianto, Didit Prabowo belum lama ini.
Menurut Puan, tak ada yang tak mungkin jika Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) akan duduk bersama.
"InsyaAllah, tidak ada yang tidak mungkin. Silaturahmi itu selalu akan bisa dilakukan," kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Kendati begitu, kata dia, kemungkinan memang tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Hanya saja ke depan pertemuan bisa terjadi.
"Jadi mungkin tidak sekarang tapi insyaAllah akan terjadi," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menceritakan suasana saat putra dan putri presiden RI dari yang pertama hingga kedelapan berkumpul di satu meja. Mereka bertemu dalam momen perayaan ulang tahun putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo alias Didit Prabowo.
Diketahui melalui postingan Instagram istri AHY, @annisayudhoyono, AHY dan anak-anak para presiden RI berkumpul dan berfoto bersama. AHY yang agak terlambat mengaku suasana kebersamaan dalam ulang tahun Didit sangat baik. Ia merasakan momen pertemuan anak para presiden merupkan hal yang jarang.
"Suasana yang penuh dengan kekeluargaan jarang-jarang juga, unik sekali keluarga bisa dikatakan putra-putri presiden dan mantan presiden di satu meja bersenda gurau," kata AHY di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/3/2025).
Tidak hanya bersenda gurau, pertemuan anak para presiden turut diisi dengan perbincangan membahas Indonesia.
Baca Juga: Ketua DPR Puan Maharani Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Teror di Kantor Tempo
"Tapi juga membicarakan hal-hal yang baik untuk negeri ini. Saya rasa indah kalau antarpemimpin, antartokoh, juga keluarganya ini juga bisa terus menyambung silaturahmi, dan juga terus memiliki energi positif," ujar AHY.
AHY berharap kerukunan anak-anak para presiden tersebut bisa menjadi contoh bagi pohak-pihak lain. Menurutnya meski memiliki perbedaan dalam hal politik, persaudaraan merupakan hal yang utama.
Ultah Anak Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan ulang tahun putranya, Didit Hediprasetyo, dalam sebuah acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kesederhanaan yang diikuti anak-anak hingga menantu dari presiden RI terdahulu, Sabtu (22/3) malam.
Dalam unggahan akun resmi Instagram Annisa Pohan di Jakarta, Minggu, acara ini turut dihadiri oleh ibunda Didit, Titiek Soeharto, serta kerabat terdekat dan beberapa sahabat.
"Tentang tadi malam, kami berbagi beberapa hal yang tidak banyak orang ketahui memahami," demikian keterangan foto yang diunggah akun Instagram @anissayudhoyono.
Sementara itu, dalam unggahan Instagram @yennywahid, ia mengungkapkan kekagumannya terhadap Didit sebagai sosok yang rendah hati meskipun telah sukses membawa nama Indonesia ke panggung mode dunia.
“Dia tidak pernah mau menonjolkan diri, namun karya-karyanya mendunia. Mulai dari penyanyi Amerika sampai Ibu Negara Prancis pernah menggunakan gaun karyanya,” tulis Yenny Wahid.
Ia juga menambahkan bahwa perayaan ulang tahun Didit berlangsung sederhana namun penuh makna, hanya dihadiri oleh keluarga terdekat serta anak-anak yatim piatu.
“Selamat ulang tahun adikku sayang. Semoga kamu makin sukses dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” katanya menambahkan.
Selain Presiden Prabowo, mereka yang hadir ialah Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Puan Maharani, Guruh Soekarnoputra, Pinka Hapsari, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Pohan, serta Siti Rubi Aliya Rajasa. Selain itu hadir pula Yenny Wahid dan Ilham Habibie.
Ada beberapa jajaran di Kabinet Merah Putih yang turut tampak dalam momen itu, di antaranya Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Wamendikti Stella Christie. Juga ada Gusti Bhre Mangkunegara X yang ikut meramaikan momen tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Ketua DPR Puan Maharani Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Teror di Kantor Tempo
-
Catat! Jadwal Siaran Langsung Hillstate vs Red Sparks: Megawati On Fire
-
Ketua DPR Desak Aparat Usut Tuntas Teror Kepala Babi di Kantor Tempo: Kalau Protes ke Dewan Pers
-
Puan Tegaskan DPR Belum Terima Supres RUU Polri: Kalau Ada yang Beredar Itu Tak Resmi
-
UU TNI Banjir Protes hingga Digugat ke MK, Puan Santai: Tolong Baca Dulu Isinya, Mencurigakan?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat