Tidak hanya bersenda gurau, pertemuan anak para presiden turut diisi dengan perbincangan membahas Indonesia.
"Tapi juga membicarakan hal-hal yang baik untuk negeri ini dan saya rasa indah kalau antarpemimpin, antartokoh, juga keluarganya ini juga bisa terus menyambung silaturahmi, dan juga terus memiliki energi positif," kata AHY.
AHY berharap kerukunan anak-anak para presiden tersebut bisa menjadi contoh bagi pohak-pihak lain. Menurutnya meski memiliki perbedaan dalam hal politik, persaudaraan merupakan hal yang utama.
"Karena ini menjadi contoh yang baik, menjadi role model dalam situasi yang kita ketahui politik itu sering kali panas berbeda dan lain sebagainya, tapi ditunjukkan bahwa ternyata pada akhirnya persahabatan persaudaraan itu juga lebih penting dari sekedar kompetisi politik," kata AHY.
"Pada saatnya kompetisi ya kompetisi, kita menjadi kompetitor ingin sukses, ingin menang, pasti tapi setelah selesai ya sudah kita bareng-bareng lagi, kita akur lagi kita dekat lagi dan tidak ada membawa perasaan-perasaan yang tidak baik begitu," sambungnya.
Diketahui, Presiden Prabowo turut hadir dalam perayaan ulang tahun putranya tersebut. Melalui postingan istri Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu, Prabowo bahkan tampak berswa foto bersama dengan anak serta mantu para presiden RI.
Adapun putra dan putri presiden yang berkumpul bersama, di antaranya putra Presiden Pertama RI Soekarno, Guruh Soekarnoputra; putri Presiden ke-2 RI Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, putra Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie; putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid; putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani; putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono; putra Presiden ke-7 Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep; serta putra Presiden RI Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo atau Didit Prabowo.
Berita Terkait
-
Kaesang Sebut PSI Bakal Jadi Partai Super Terbuka, Jokowi Masuk Struktur?
-
Anak Cucu Presiden RI Kumpul, Kapan Giliran Megawati, SBY dan Jokowi? Puan Bilang Begini
-
Ramai Soal Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Merasa Janggal : Ijazah Keluar Duluan Baru Skripsi?
-
Struktur Pengurus Danantara Terungkap! Jokowi-SBY Jadi Dewan Pengarah
-
Budi Arie Ungkap Pertemuan Rahasia Jokowi dan Adik Prabowo
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar