Suara.com - Saking ramainya pengunjung, dilaporkan sampai terjadi peristiwa pencopetan di Taman Margasatwa Ragunan saat jumlah pengunjung melonjak pada hari kedua Idul Fitri atau Lebaran.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang. Dia menyebut ada tiga orang yang kehilangan ponselnya saat berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan.
“Tadi ada tiga orang, tiga orang yang kehilangan ponsel,” kata Wahyudi di Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (1/4/2025).
Merespons hal itu, Wahyudi menyarankan pengunjung yang kecopetan untuk melapor kepada petugas kepolisian yang berjaga di area Ragunan.
Dia juga mengimbau pengunjung untuk waspada di tengah keramaian dengan menjaga barang berharga dan anggota keluarga, khususnya anak-anak agar tidak kehilangan dan terpisah.
“Untuk kejadian anak terpisah hari ini memang ada tiga dan sudah kembali semua kepada keluarganya,” ujar Wahyudi.
Sebelumnya, total sebanyak 67.379 pengunjung memadati Taman Margasatwa Ragunan pada hari kedua Idul Fitri atau Lebaran 2025 hingga Selasa (1/4/2025).
Berdasarkan data yang diperbaharui pada pukul 17.00 WIB, sebanyak 3.702 pengunjung yang membeli tiket secara online dan 63.677 pengunjung yang mendapatkan tiket secara luring sudah memadati kebun binatang di kawasan Jakarta Selatan itu.
Wahyudi Bambang menjelaskan ada 24 sepeda yang memasuki Ragunan dari pengunjung yang membeli tiket secara daring dan 12 unit sepeda dari pengunjung yang mendapatkan tiket secara offline.
Baca Juga: Ragunan Diserbu, 67 Ribu Lebih Pengunjung Padati Hari Kedua Lebaran
“Sebanyak 351 sepeda motor secara online dan 7.893 sepeda motor secara offline,” kata Wahyudi dalam keterangannya, Selasa (1/4/2025).
Untuk kendaraan mobil, ada 225 unit yang memasuki Ragunan dengan tiket secara online dan 3.063 unit lainnya mendapatkan tiket secara offline.
Kemudian, Wahyudi juga mengungkapkan ada 1 unit bus yang memiliki tiket online dan 14 unit bus dengan tiket yang didapatkan secara offline.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Wahyudi menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan 20 titik parkir tambahan bagi pengunjung yang membawa kendaraan mobil dan sepeda motor.
“Kemudian roda dua daya tampung bisa mencapai 20 ribu motor. Untuk roda empat atau mobil, maksimal daya tampung bisa sampai 5700 atau 6 ribu unit ya, ini maksimal,” ujar Wahyudi.
“Artinya kesiapan kesiapan ini sudah kita lakukan jauh-jauh hari sebelum memasuki libur Idul Fitri ini,” tambah dia.
Berita Terkait
-
Lebaran Tanpa Stres, Panduan Lengkap Menikmati Hari Raya Tanpa Beban dan Drama
-
Manfaat Mudik Lebaran: Lebih dari Tradisi, Ini Cara Ampuh Tingkatkan Kualitas Hidup
-
Ragunan Diserbu, 67 Ribu Lebih Pengunjung Padati Hari Kedua Lebaran
-
Jangan Kalap! Kenali 4 Ciri-ciri Kolesterol Tinggi Saat Lebaran, Waspadai Tandanya!
-
Apakah Arus Balik Lebaran 2025 Ada Ganjil Genap? Cek Aturannya di Sini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi