News / Nasional
Jum'at, 04 April 2025 | 20:06 WIB
Layanan transaksi non tunai JakOne Mobile Bank DKI.

Suara.com - Gangguan layananan JakOne Mobile milik Bank DKI dikeluhkan para nasabahnya belakangan ini. Mereka kesulitan melakukan kegiatan seperti transfer uang hingga transaksi pembayaran digital.

Salah satunya seperti yang dialami oleh nasabah Bank DKI dengan nama samaran Ari. Ia mengaku pertama kali menyadari adanya gangguan layanan Bank DKI sejak malam takbiran lebaran Idulfitri 1446 Hijriah pada 30 Maret lalu.

"Awalnya sudah sadar pas malam takbiran. Kan saya mau transfer ke bank lain nih, pakai JakOne (mobile), eh kok nggak ada pilihannya. Pilihan yang BI-Fast Rp2.500 itu," ujar Ari kepada Suara.com, Jumat (4/4/2025).

Ari menyebut hilangnya fitur transfer ke bank lain di aplikasi JakOne Mobile bukan sekali saja terjadi. Saat itu, sekitar dua jam kemudian opsi itu bisa kembali digunakan.

"Nah ini nggak tahu kok sekarang lama banget, biasanya ditunggu bisa," ucap Ari.

Kendala ini menyulitkan Ari untuk menarik Tunjangan Hari Raya (THR) yang tersimpan di Bank DKI. Rencana awalnya ia ingin memindahkan THR miliknya ke bank lain.

"Mana pas banget kan mau ngambil THR. Eh ini malah nggak bisa dipindah uangnya. Niatnya mau kirim ke rekening istri," jelas Ari.

Untungnya, Ari mendapatkan saran dari temannya untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga. Uang yang tersimpan di Bank DKI dikirim ke rekening Bank DKI yang disediakan aplikasi untuk diteruskan ke rekening istrinya.

"Di grup (WhatsApp) kerja pada saranin pakai aplikasi ini. Untungnya bisa, malah lebih murah biaya transfernya," pungkas Ari.

Baca Juga: JakOne Mobile Alami Gangguan, Bank DKI Minta Maaf

Bank DKI Janji Selesaikan Pemeliharaan Sistem Secepatnya

Foto sebagai ILUSTRASI: JakOne Mobile. Dalam siaran resminya, Kamis (3/4), terkait dengan pemeliharaan sistem tersebut, Bank DKI menyampaikan bahwa pemeliharaan sistem dilakukan dengan tujuan untuk peningkatan keandalan serta penguatan keamanan sistem yang dimilikii. (Dok: Bank DKI)

Sebelumnya, Bank DKI menyampaikan permohonan maaf dan mengatakan saat ini sedang melakukan terbaik untuk segera menyelesaikan proses pemeliharaan sistem.

Melansir Antara, Dalam siaran resminya, Kamis (3/4), terkait dengan pemeliharaan sistem tersebut, Bank DKI menyampaikan bahwa pemeliharaan sistem dilakukan dengan tujuan untuk peningkatan keandalan serta penguatan keamanan sistem yang dimiliki.

Bank DKI menyampaikan bagi nasabah yang ingin melakukan pengaduan, dapat menghubungi "call center" Bank DKI di 1500-351, mengirimkan pesan melalui media sosial resmi Bank DKI.

Selain itu bisa mengunjungi kantor cabang/kantor cabang pembantu terdekat yang beroperasi selama libur Lebaran untuk melakukan pengaduan.

Bank DKI memastikan dana nasabah tetap aman dan berkomitmen untuk memastikan setiap permasalahan yang dihadapi nasabah sebagai akibat dari perbaikan sistem ini akan diselesaikan sebaik-baiknya.

Load More