- Dapat Saldo Gratis: Kesempatan buat dapetin uang tanpa syarat ribet, mulai dari nominal kecil sampai besar, tergantung keberuntungan dan kecepatan klaim.
- Proses Cepat: Cukup klik link valid dan saldo langsung masuk ke akun DANA kalau kuota masih ada, tanpa perlu daftar-daftar lagi.
- Seru dan Menyenangkan: Sensasi buru-buru klaim link bikin pengalaman seru, apalagi kalau berhasil dapet saldo dadakan.
- Bisa Dipakai Langsung: Saldo yang didapat bisa langsung digunakan untuk transaksi di DANA, seperti belanja, bayar atau beli token listrik, atau transfer ke akun lain.
Beli token listrik lewat aplikasi DANA itu gampang dan cepat. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka Aplikasi DANA: Pastikan aplikasi DANA sudah terinstal di ponsel. Kalau belum, download dulu di Play Store (Android) atau App Store (iOS), lalu login atau daftar akun.
- Cek Saldo: Pastikan saldo DANA cukup buat beli token. Kalau kurang, top up dulu lewat transfer bank, minimarket, atau metode lain.
- Pilih Menu Listrik: Di halaman utama, cari menu "Listrik". Kalau nggak ketemu, klik “Lihat Semua” buat nemuin opsi ini.
- Pilih Prabayar: Pilih tipe layanan “Prabayar” karena token listrik buat pelanggan PLN prabayar.
Baca Juga: Ada Saldo DANA Gratis Jumat 11 April 2025 Buat Bantu Bayar Token Listrik
- Masukkan ID Pelanggan: Ketik nomor meteran atau ID pelanggan PLN (11-12 digit) yang ada di meteran listrik. Pastikan bener biar nggak salah.
- Pilih Nominal Token: Pilih jumlah token yang mau dibeli, biasanya dari Rp20.000 sampai Rp1.000.000.
- Konfirmasi Pembayaran: Cek detail transaksi (nomor ID, nominal, dll.), lalu klik “Bayar”. Masukkan PIN DANA buat lanjutin.
- Transaksi Selesai: Kalau berhasil, kamu bakal dapet notifikasi. Klik “Lihat Transaksi” buat cek kode token listrik (20 digit angka).
- Masukkan Kode Token: Catat kode token, lalu masukkan ke meteran listrik di rumah dengan ketik angka-angka itu dan tekan “Enter”. Kalau bener, meteran bakal nambah daya (kWh).
Biaya admin biasanya sekitar Rp 1.500 per transaksi. Selain itu, bisa juga cek promo di DANA Deals, kadang ada diskon buat beli token.
Berita Terkait
-
Link Saldo DANA Kaget Sabtu 12 April 2025: Cara Klaim dan Tips Menabung di Tengah Krisis Ekonomi
-
SELAMAT! Ada Dana Kaget Gratis Terbaru dari DANA Khusus Untuk Kamu
-
Awas! Penipu Manfaatkan Kepopuleran DANA Kaget untuk Kuras Rekening
-
Klaim Link DANA Kaget Hari Ini, Cuan Bos!
-
Cek e-Walletmu Sekarang, Ada Saldo DANA Kaget Gratis yang Masuk
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Bukannya Antar Makanan, Sopir MBG di Tajurhalang Malah Nyambi Jadi Kurir Sabu!
-
Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik
-
Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal
-
Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar
-
Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos
-
Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus
-
Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait
-
SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten