Pasien yang ada di bed tertutup korden pun sempat dibuka dan membuat pasien lain beserta keluarga ketakutan.
Pria tersebut bahkan merusak bed dan mengambil sebilah bagian panjang dari property yang dirusak tersebut dan mengacungkannya kepada kawannya itu.
Pasien lain pun ketakutan, berteriak dan menangis namun WNA tersebut tak juga berhenti.
Orang lain dalam video tersebut pun berteriak mengatakan bahwa itu pasien.
Banyak orang akhirnya keluar dari ruangan tersebut dan menuju halaman.
Terlihat pula petugas perempuan yang menangis akibat kejadian ini.
“Pelaku kaget dan langsung marah-marah mengamuk dan sempat memukul temannya sehingga sempat terjadi perkelahian dengan temannya di dalam ruang pemeriksaan,” papar Sukadi.
Karena kondisi yang tidak terkendali, pihak keamanan klinik kemudian menghubungi Linmas Desa yang kemudian menghubungi kepolisian.
Setibanya polisi di lokasi, MCM baru bisa tenang.
Baca Juga: Kebijakan Sampah di Bali Tuai Protes: Larangan Minuman Kemasan Ancam Industri Daur Ulang?
Dirinya kemudian menyadari jika dia bersalah karena telah merusak fasilitas yang ada di klinik.
Namun demikian, MCM sempat digiring ke Polsek Kuta Selatan untuk dimintai keterangan.
Sukadi menjelakan jika permasahan tersebut telah diselesaikan secara damai.
MCM bersedia mengganti rugi kerusakan klinik akibat ulahnya.
Seusai keterangan di video, aksi ini terjadi di Nusa Media Klinik Pratama yang terletak di Jl. Labuansait gang Made Rintun I, Pecatu.
Viralnya video ini pun mendapat respons warganet. Mereka heran mengapa tidak ada petugas keamanan yang langsung melerai saat itu dan menandai Imigrasi Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah
-
Momen Wamen Didit Ambil Alih Posisi Inspektur Saat Menteri Trenggono Pingsan di Podium
-
Seskab Teddy Bongkar Isi Pertemuan 2,5 Jam Prabowo-Macron, Selaraskan Isu Global di Meja Makan
-
Penyebab Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Wamen Didit Ungkap Kondisinya
-
Update Terkini ASN Pindah ke IKN Nusantara, Tahap Awal Mulai Dilaksanakan?
-
Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
-
Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana
-
Peluang Bonus Demografi, Wamen P2MI Sebut Gejolak Global Belum Surutkan Permintaan PMI