Suara.com - Dompet digital DANA makin digemari seiring dengan layanan yang memudahkan pengguna bertransaksi secara online.
Apalagi, saat ini hadir kejutan berupa DANA Kaget yang membantu pengguna memperoleh uang tambahan setiap harinya tanpa syarat.
Nantinya, saldo DANA yang diperoleh bisa digunakan untuk bermacam keperluan misalnya membeli pulsa, mengisi token listrik atau sekadar top up diamond game online.
DANA Kaget gratis didapat hanya dengan modal mengklik link yang dibagikan pemberi.
Untuk hari ini, Selasa (15/4/2025), link saldo DANA Kaget sudah bisa diakses.
Berikut link saldo DANA Kaget hari ini Selasa, 15 April 2025:
Saldo DANA Kaget tersebut otomatis masuk ke dompet digital lewat link atau kode QR. Kamu pun mendapatkan pundi-pundi rupiah.
DANA Kaget merupakan sebuah fitur inovatif yang terdapat dalam aplikasi dompet digital DANA, memungkinkan para penggunanya untuk saling berbagi saldo secara acak dan spontan.
Baca Juga: Link Saldo DANA Kaget Gratis yang Asli, Masih Aktif Klaim Saldo DANA Gratis 15 April 2025
Konsepnya menyerupai pemberian amplop kejutan dalam format digital. Proses berbagi saldo ini difasilitasi melalui link khusus atau kode QR yang dibuat oleh pihak pengirim.
Cara klaim DANA Kaget
- Klik tautan DANA Kaget yang dibagikan.
- Login ke akun DANA kamu.
- Ikuti petunjuk di aplikasi untuk mengklaim saldo tersebut.
- Saldo yang berhasil diklaim akan otomatis masuk ke akun DANA kamu.
Di sisi lain, penerima DANA Kaget tidak akan mengetahui nominal saldo yang akan diterima hingga proses pembukaan tautan atau pemindaian kode QR dilakukan, sehingga menciptakan elemen kejutan.
Bagi pengguna yang bermaksud untuk mendistribusikan saldo melalui DANA Kaget, langkah-langkahnya pun relatif sederhana.
Pengirim hanya perlu menentukan total saldo DANA gratis yang hendak dibagikan beserta jumlah penerima yang diinginkan.
Fitur saldo DANA Kaget ini menjadikan aktivitas berbagi rezeki atau memberikan kejutan menjadi lebih efisien dan menyenangkan.
Berita Terkait
-
5 Pilihan Investasi untuk Ibu Rumah Tangga dengan Modal Receh
-
Purbaya Naikkan Limit Investasi Saham Dana Pensiun dan Asuransi Jadi 20 Persen, Batasi di LQ45
-
Kisruh Dana Kolegium Dokter Indonesia, PP PDUI Laporkan Eks Ketua dan Bendahara ke Polisi
-
OJK Temukan Dugaan Penyaluran Dana Fiktif di PT Crowde Membangun Bangsa
-
Pengamat Tepis Isu Perbankan Malas Salurkan Kredit: Masalah Ada di Daya Beli
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?