Suara.com - Harga emas hari ini Senin 5 Mei 2025 untuk tiga produk logam mulia tidak mengalami perubahan harga jual dari hari sebelumnya.
Tiga produk logam mulia di Pegadaian tersebut yakni buatan Antam, UBS dan Galeri24. Harga emas Antam tetap Rp1.979.000 per gram.
Harga emas Galeri24 stabil di angka Rp1.898.000 per gram, sementara emas buatan UBS juga dijual di harga Rp1.930.000 per gram.
Emas Antam dan Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, sedangkan emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.
Berikut daftar harga emas Antam, UBS dan Galeri24 pada Senin (5/5/2025):
Harga emas Antam:
- Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.042.000
- Harga emas Antam 1 gram: Rp1.979.000
- Harga emas Antam 2 gram: Rp3.894.000
- Harga emas Antam 3 gram: Rp5.815.000
- Harga emas Antam 5 gram: Rp9.657.000
- Harga emas Antam 10 gram: Rp19.256.000
- Harga emas Antam 25 gram: Rp48.009.000
- Harga emas Antam 50 gram: Rp95.935.000
- Harga emas Antam 100 gram: Rp191.789.000
- Harga emas Antam 250 gram: Rp479.196.000
- Harga emas Antam 500 gram: Rp958.173.000
- Harga emas Antam 1000 gram: Rp1.916.304.000.
Harga emas UBS:
- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.043.000
- Harga emas UBS 1 gram: Rp1.930.000
- Harga emas UBS 2 gram: Rp3.828.000
- Harga emas UBS 5 gram: Rp9.459.000
- Harga emas UBS 10 gram: Rp18.818.000
- Harga emas UBS 25 gram: Rp46.952.000
- Harga emas UBS 50 gram: Rp93.710.000
- Harga emas UBS 100 gram: Rp187.346.000
- Harga emas UBS 250 gram: Rp468.226.000
- Harga emas UBS 500 gram: Rp935.348.000
Harga emas Galeri24:
- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp995.000
- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp1.898.000
- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp3.739.000
- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp9.277.000
- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp18.506.000
- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp46.148.000
- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp92.222.000
- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp184.353.000
- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp460.655.000
- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp920.856.000
- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp1.841.711.000.
Hindari euforia investasi emas
Baca Juga: Harga Emas Antam Menguat Lagi, Tembus Rp1,905 Juta per Gram
Di sisi lain, Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Heru Sutadi mengimbau masyarakat menghindari euforia investasi emas yang dapat membuka ruang bagi spekulan.
"Masyarakat harus berhati-hati dalam melakukan investasi emas, dengan euforia menyikapi kenaikan harga emas yang meroket beberapa pekan terakhir," kata Heru dikutip dari Antara, Selasa (15/4/2025).
Dia mengatakan, pentingnya mewaspadai euforia investasi emas itu, karena adanya kenaikan harga emas justru akan membuka ruang bagi para spekulan.
Kondisi itu dinilai berpotensi merugikan masyarakat yang tidak memahami pola-pola permainan para spekulan investasi.
"Bisa saja para spekulan tersebut memborong emas dengan harga tinggi seperti sekarang. Ketika harga naik lagi mereka akan menjual emasnya yang bisa menyebabkan harga emas turun," kata Heru.
Sementara masyarakat yang membeli emas dalam jumlah tidak sebesar spekulan, bisa saja panik karena turunnya harga dan akhirnya menjual rugi emas mereka.
Berita Terkait
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Link Live Streaming Persekat Tegal vs Persiba Balikpapan: Siapa yang Harus Turun Kasta?
-
Link Live Streaming Persipura vs Adhyaksa FC: Laga Hidup Mati Menuju Super League
-
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita