Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menempatkan Kota Metro berada di posisi pertama sebagai daerah paling maju di Lampung dengan skor 4.12, disusul Bandar Lampung (3.17), dan Pringsewu (3.70). Hal tersebut berdasarkan rilis data Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2024 yang dikeluarkan oleh BRIN baru-baru ini.
BRIN juga menempatkan Metro dalam 10 besar kota paling maju diluar Pulau Jawa bersama dengan kota-kota lain di Indonesia seperti Mataram , Banjarmasin, Medan, Pekanbaru, Padang, Palu, Manado, dan Pontianak.
Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) sendiri adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu daerah dalam bersaing, baik secara domestik maupun internasional. IDSD mengukur berbagai aspek yang membentuk daya saing daerah, seperti ekonomi, infrastruktur, iklim investasi, dan sumber daya manusia.
Pengukuran IDSD sendiri rutin dilakukan oleh Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi (DKRI) bekerja sama dengan Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah (DRID).
Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN Boediastoeti Ontowirjo melalui keterangannya menjelaskan bahwa setiap indikator dalam IDSD selaras dengan target RPJMN 2025-2029 serta program prioritas nasional.
Menurutnya IDSD 2024 menjadi instrumen penting bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merancang kebijakan pembangunan yang lebih akurat dan berbasis bukti. Mengacu pada Global Competitiveness Index (GCI) 2019 yang dikembangkan oleh World Economic Forum (WEF), IDSD 2024 mencakup empat komponen utama yaitu lingkungan penguat, sumber daya manusia (SDM), pasar, dan ekosistem inovasi.
Selain itu IDSD mengukur 12 pilar daya saing, seperti infrastruktur, stabilitas ekonomi makro, keterampilan tenaga kerja, sistem keuangan, serta kapabilitas inovasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Publikasi BRIN tersebut sontak memancing komentar. Salah satu yang mengomentarinya adalah Zidane seorang warga Metro yang mengaku bangga atas capaian tersebut.
“Ga nyangka kalo Metro kota kecil ini bisa paling maju di Lampung, hal ini tentu menjadi kado ulang tahun Metro yang ke 88 tahun, banyak yang mengira hidup di kota kecil itu penuh keterbatasan tapi Kota Metro justru membuktikan kualitas hidup yang unggul,”ungkapnya.
Baca Juga: Kerap Diserang Pelaku Tawuran Pakai Air Keras, Polisi Bakal Dibekali Helm Full Face buat Patroli
Menurutnya tingkat daya saing menjadi cerminan penting dari performa produktivitas dan kemajuan suatu daerah.
Sebelumnya pada 2024, Badan Pusat Stastistik juga menempatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro pada tahun 2024 mencapai 80,41 atau pada kategori sangat tinggi dan merupakan peringkat kedua tertinggi di Provinsi Lampung setelah Kota Bandar Lampung. Peningkatan ini didorong oleh beberapa faktor, di antaranya program peningkatan kualitas pendidikan dan akses layanan kesehatan yang semakin baik.
Beberapa peningkatan komponen penting yang membentuk IPM Kota Metro diantaranya adalah angka harapan hidup ,angka harapan lama sekolah dan angka rata-rata lama sekolah. Peningkatan ketiga komponen ini menunjukkan adanya upaya yang berhasil dalam memperbaiki kualitas hidup dan akses pendidikan dan kesehatan yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pada tahun 2024 Kota Metro juga telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100%, artinya seluruh warga Kota Metro memiliki akses ke pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Program UHC ini diimplementasikan melalui Program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dan memberikan jaminan kesehatan kepada semua warga, cukup dengan menunjukkan KTP untuk berobat gratis. ***
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Ogah Minta Maaf? Rayen Pono: Permintaan Maafnya Nggak Eksis!
-
Rayen Pono Vs Ahmad Dhani Memanas! Laporan Dilimpahkan, Saksi Kunci Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Roy Suryo Sebut Kader PSI Pengunggah Foto Ijazah Jokowi ke Medsos Bisa Dipenjara 8-12 Tahun
-
Megawati Sedih Lihat MK dan KPK Saat Ini, Kemudian Minta Hadirin di Kantor BRIN Tepuk Tangan
-
Hidung Jadi Miring, 3 Wanita Laporkan Klinik dan Dokter di Jaktim ke Polda Metro Jaya
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua