Kejadian di Gunung Gamalama
Terpisah, Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarrnas Ternate, Maluku Utara mengatakan pencarian terhadap seorang remaja warga Kota Ternate bernama Muhamamad Syahril Polanunu (16 tahun) yang dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Gamalama ditemukan dalam keadaan selamat.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menjelaskan, korban berhasil ditemukan sekitar Jumat, pukul 03.30 WIT. Tim SAR Gabungan tiba di Pos Taman Love dan melaksanakan koordinasi dengan unsur dilapangan dan pihak keluarga.
Sebelum ditemukan, tim SAR gabungan sekitar pukul 07.00 WIT, melaksanakan briefing kemudian melakukan penyisiran dengan membagi Tim menjadi 2 SRU, dengan area penyisiran dari Taman Love Ke Pos II titik kumpul Puncak Gamalama.
Namun hingga sore hari pukul 18.00 WIT, tim belum menemukan korban selanjutnya seluruh unsur dilapangan kembali di Posko Taman Love untuk melakukan evaluasi pelaksanaan OPS SAR hari pertama.
"Pada pukul 19.15 WIT, Tim SAR Gabungan menerima info bahwa korban telah ditemukan oleh warga di Kelurahan Tabona dengan kondisi selamat, namun korban mengalami luka ringan sehingga di evakuasi ke Rs Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis," kata dia saat dihubungi, Jumat.
Setelah menerima informasi Tim langsung bergerak menuju ke Rs. Bhayangkara guna memastikan keberadaan korban.
Dengan telah ditemukannya korban dalam kondisi selamat. Maka Operasi SAR selesai serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing.
Sebelumnya, tim SAR menyatakan, kronologi kejadian, pada tanggal 13 Mei 2025, sekitar Pukul 16.00 WIT, korban menuju taman love Keluarga Moya namun hingga pukul 22.00 WIT korban belum kembali, pihak keluarga telah melaksanakan upaya pencarian sampai ke puncak Gunung Gamalama namun hasil masih nihil.
Baca Juga: Daftar Pendaki Hilang di Gunung Slamet: Kisah Tragedi 1985 dan 2001
Selanjutnya keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Ternate guna meminta perbantuan SAR.
Unsur yang terlibat. Basarnas Ternate, Sat Brimob Polda Malut, Babinkamtibmas Moya, Denintel Kodam XV Patimura, Senkom Polda Malut, Masyarakat Keluarga Moya Dan Keluarga korban. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua