- Pemprov DKI kerahkan Satgas Jaga Jakarta untuk atasi tawuran di Manggarai.
- Satgas libatkan Forkopimda dan warga dengan pendekatan humanis dan terukur.
- Pemerintah targetkan kawasan Manggarai dan lainnya bebas tawuran tahun 2026.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat merespons insiden tawuran yang kembali meletup di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu. Untuk meredam konflik menahun tersebut, Pemprov mengoptimalkan peran Satuan Tugas atau Satgas Jaga Jakarta yang telah dibentuk sejak akhir tahun lalu.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani masalah ini secara serius.
"Sejak November 2025 lalu, Pak Gubernur telah membentuk dan meresmikan Satgas Jaga Jakarta yang secara khusus menangani isu kerawanan sosial seperti tawuran," ujar Chico dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/2026).
Chico menjelaskan, Satgas ini tidak bekerja sendirian, melainkan menerapkan pendekatan kolaboratif yang humanis namun tetap terukur.
"Satgas ini melibatkan kolaborasi lintas elemen, termasuk Forkopimda (TNI-Polri), tokoh masyarakat, dan warga, dengan pendekatan berupa informasi dini, koordinasi cepat, dan tindakan terukur," jelasnya.
Kawasan rawan seperti Manggarai kini menjadi salah satu fokus utama pemantauan Satgas. Masyarakat juga diimbau untuk proaktif melaporkan potensi gesekan melalui program aduan #JagaJakarta.
Target 'Zero Tawuran' di 2026
Dengan program ini, Pemprov DKI Jakarta bahkan mencanangkan target ambisius untuk menghapus total kasus tawuran di Manggarai dan wilayah rawan lainnya.
"Kami targetkan kawasan Manggarai dan wilayah rawan lain bisa *zero tawuran* di tahun 2026 ini. Tidak ada solusi instan, tapi dengan kolaborasi semua pihak, Insyaallah bisa kita capai bersama," pungkas Chico.
Baca Juga: Superflu Belum Ditemukan di Jakarta, Bagaimana Langkah Mitigasi Pemprov DKI?
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Diduga Terima Suap Rp 1,7 Miliar, Eks Direktur Pengolahan Pertamina Ditahan KPK
-
KPK: Kerugian Negara Rp2,7 T Kasus Tambang Nikel Konawe Utara Masih Penghitungan Kasar
-
Dulu Dibatalkan MK, Kenapa Pasal Penghinaan Presiden Kini Ada Lagi?
-
Momen Hangat Prabowo di Perayaan Natal Nasional 2025: Getarkan Senayan, Salami Para Jemaat
-
Kini Bisa Dipakai Transaksi di 200 Negara, Pramono Anung: Bank Jakarta Dipercaya Kelas Global
-
Didakwa Terima Fulus Rp809 Miliar, Nadiem Makarim Membantah dan Minta Dibebaskan
-
Nadiem Makarim di Sidang Tipikor: Kriminalisasi Kebijakan, Saya Tak Terima Sepeser Pun!
-
Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Mulai Dibongkar Bulan Ini
-
Kursi Melayang, Perut Ditendang: Ketua DPRD Soppeng Dipolisikan ASN Gegara Penempatan Sopir
-
Mendagri Minta Praja IPDN Kerja Keras Bantu Pulihkan Layanan Publik Aceh Tamiang