Kapolres Lampung Tengah menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam menegakkan hukum dan memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan pembinaan karakter anak-anak, baik oleh orang tua maupun lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan rasa aman dan nyaman. Segala bentuk kejahatan akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Kapolres.
Kapolres Lampung Tengah juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya dalam hal pengawasan terhadap anak-anak dan santri.
Ia mengimbau agar setiap warga, terutama para orang tua dan pengurus lembaga pendidikan, segera melapor kepada pihak kepolisian jika mengetahui ada anggota keluarga, anak-anak, atau santri yang menghilang atau tidak diketahui keberadaannya dalam jangka waktu tertentu.
Langkah pelaporan dini ini, menurutnya, sangat krusial agar pihak berwenang dapat segera melakukan penelusuran dan tindakan pencegahan, sehingga potensi terjadinya tindak kejahatan atau hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalkan.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peka dan peduli terhadap kondisi sekitar, termasuk menjaga komunikasi yang baik dalam keluarga maupun lingkungan pesantren, agar setiap gejala atau perubahan perilaku yang mencurigakan dapat terdeteksi lebih awal.
Dengan demikian, kasus serupa tidak kembali terulang dan keamanan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dapat terus terjaga.
Baca Juga: Tak Perlu Jauh-Jauh Ke Bali, Berikut 6 Rekomendasi Pantai Cantik di Lampung
Tag
Berita Terkait
-
Tak Perlu Jauh-Jauh Ke Bali, Berikut 6 Rekomendasi Pantai Cantik di Lampung
-
Misteri Kematian Kakak Beradik Berpelukan di Pesisir Barat, Luka Serius Menguak Fakta
-
Pulau Mahitam, Menyaksikan Pesona Terumbu Karang di Pesawaran Lampung
-
Berwisata di Pulau Pisang Lampung, Punya Pantai Pasir Putih yang Cantik
-
Pulau Pahawang, Spot Snorkeling dengan Pemandangan Alam Cantik di Lampung
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'
-
Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza
-
Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra
-
Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG
-
Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS
-
Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya
-
Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38
-
Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar
-
Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras
-
Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI