3. Atur Waktu Ibadah dengan Bijak
Kondisi cuaca di Arab Saudi yang panas ekstrem bisa membahayakan kesehatan lansia, terutama saat musim haji yang jatuh di musim panas.
Oleh karena itu, lansia dianjurkan untuk memilih waktu beribadah yang lebih teduh, seperti malam hari atau menjelang subuh.
Misalnya, hindari melaksanakan tawaf pada siang hari. Jika harus beribadah di luar ruangan, gunakan pelindung kepala, kacamata hitam, dan selalu bawa air minum.
Jamaah juga dapat beristirahat di dalam masjid atau area berpendingin saat suhu sangat tinggi.
4. Perbanyak Ibadah yang Ringan tapi Bermakna
Karena kondisi fisik yang terbatas, lansia disarankan untuk tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunnah yang berat.
Fokuslah pada ibadah wajib seperti wukuf di Arafah, tawaf ifadah, dan melempar jumrah sesuai kemampuan.
Amal ibadah seperti dzikir, membaca Al-Qur’an, doa, dan shalat di tempat tinggal juga tidak kalah mulia.
Baca Juga: Jika Salah Satu Rukun Haji Tertinggal Apakah Sah Ibadahnya? Ini Penjelasannya
“Allah menilai keikhlasan dan ketakwaan, bukan seberapa banyak aktivitas fisik yang dilakukan,” ujar Ustaz Hadi Mulyadi, pembimbing ibadah dari Jawa Barat.
5. Manfaatkan Bantuan Petugas dan Regu Kloter
PPIH telah menugaskan petugas khusus untuk mendampingi jamaah lansia. Jangan ragu meminta bantuan kepada tim kesehatan, pembimbing ibadah, atau bahkan sesama jamaah.
Sistem kloter juga telah dirancang untuk memastikan pendampingan dan pemantauan terhadap lansia.
Beberapa kloter bahkan dilengkapi dengan “Tim Sahabat Lansia” yang bertugas membantu lansia dalam aktivitas sehari-hari seperti makan, mandi, hingga berpindah tempat.
6. Bawa Perlengkapan Pribadi yang Sesuai
Berita Terkait
-
Jika Salah Satu Rukun Haji Tertinggal Apakah Sah Ibadahnya? Ini Penjelasannya
-
Jelang Wukuf, Kemenkes RI Sarankan Jemaah Haji Lansia Kurangi Ibadah Sunah untuk Jaga Fisik
-
7 Perbedaan Mendasar Kurban dan Aqiqah yang Wajib Diketahui Umat Muslim!
-
Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji Lengkap, Miqat Hingga Tawaf Wada
-
Rangkaian Skincare Lansia yang Efektif menurut Dokter: Keriput Auto Hilang
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil