Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin merespons santai pernyataan awak media ihwal kemungkinan dirinya dicopot atau terkena reshuffle oleh Presiden Prabowo Subianto, imbas pernyataan kontroversialnya beberapa waktu lalu.
Budi justru berkelakar saat menanggapi satu per satu pertanyaan wartawan usai dirinya rapat bersama Presiden Prabowo di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/6/2025). Diketahui sebelumnya, Budi tiba di Istana pukul 15.30 WIB dan keluar usai rapat pukul 18.04 WIB.
"Kita membahas wartawan mau dipindahin ke mana," kelakar Budi menanggapi pertanyaan ihwal kemungkinan membahas reshuffle saat bertemu Prabowo di Istana, Selasa (3/6/2025).
Sementara itu ditanya apakah mendapat teguran dari Prabowo saat rapat sore ini, Budi justru mengungkapkan isi jamuan minuman di rapat.
"Kita dikasih minum air kelapa dikasih sampai dua gelas," kata Budi.
Budi masih belum memberikan jawaban lugas saat ditanya mengenai ada tidaknya teguran daei Prabowo imbas pernyataan kontroversial mengenai ukuran celana.
Diketahui, Budi dalam keterangannya menyoroti pria dengan ukuran celana jeans melebihi ukuran 33 rentan untuk terkena obesitas. Ia bahkan mewanti-wanti bahwa mereka yang memakai jeans di atas ukuran 33 akan lebih cepat menghadap Tuhan atau meninggal dunia.
"Dapet senyuman," jawab Budi menanggapi pertanyaan terkait hal tersebut.
Budi kemudian merespons kembali pertanyaan serupa. Ia menilai informasi mengenai dirinya mendapat teguran karena pernyataan kontroversial hanya dari media, bukan dirinya.
Baca Juga: Prabowo Nilai Kelebihan dan Kekurangan Menteri, Siapa yang Masih Bisa Dipertahankan
"Itu kata wartawan, bukan kata saya," kata Budi.
Sedangkan saat ditanya kembali mengenai kemungkinan Prabowo melakukam reshuffle terhadap dirinya, Budi meminta hal tersebut ditanyakan langsung kepada Prabowo.
"Wah itu itu haknya beliau. Tanya beliau ya," kata Budi.
Sebelumnya, Istana merespons desakan dari sejumlah Fakultas Kedokteran untuk melakukan evaluasi terhadap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Menanggapi itu, Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi memastikan Istana mendengarkan aspirasi dari publik.
"Nah itu bagian dari evaluasi-evaluasi kita tentu mendengarkan aspirasi dari masyarakat, terutama masyarakat kedokteran," kata Prasetyo di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (23/5/2025).
Berita Terkait
-
Prabowo Nilai Kelebihan dan Kekurangan Menteri, Siapa yang Masih Bisa Dipertahankan
-
CEK FAKTA: Menkes Budi Gunadi Minta Semua Penumpang Pesawat Vaksin TBC, Benarkah?
-
Dibela? Legislator PKB Tanggapi Desakan Copot Menkes Budi Gunadi: Itu Berlebihan!
-
Ucapan Kontroversial Menkes Budi Sadikin Diprotes Guru Besar hingga Dokter, Pakar: Sebaiknya Diganti
-
Gaya Komunikasi Menkes Budi Gunadi Disebut Terlalu 'Top Down', Pakar: Cocoknya untuk Negara Otoriter
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok