Suara.com - Pengamat Politik, Rocky Gerung menyingung nama Presiden ke-7 RI, Jokowi terkait adanya upaya pemakzulan terhadap Wapres Gibran Rakabuming Raka yang digulirkan oleh Forum Purnawirawan TNI. Nama Jokowi disinggung oleh Rocky Gerung menanggapi surat usulan pemakzulan Gibran yang dikirim oleh Forum Purnawirawan TNI kepada MPR dan DPR RI, beberapa waktu lalu.
Dalam siniar yang tayang di akun Youtube pribadinya pada Rabu (4/6/2025), Rocky Gerung mengaku jika upaya pemakzulan terhadap Gibran butuh proses panjang. Namun, dia meyakini jika usulan pemakzulan terhadap Gibran bakal diproses oleh MPR.
"Enggak mungkin MPR berdiam diri kan ya. Tunggu. Iya, tunggu prosedur. Oke," ujar Rocky dalam siniar yang dilihat Suara.com pada Kamis (5/6/2025).
Rocky menganggap surat yang dikirim Forum Purnawirawan TNI ke MPR-DPR RI sebagai bentuk ketidakpercayaan publik atas jalan Gibran sebagai wapres. Sebab, menurutnya, ada upaya manipulasi atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan karpet merah kepada Gibran untuk mau di Pilpres 2024 hingga akhirnya terpilih sebagai wapres mendampingi Presiden Prabowo Subianto.
"Tetapi ini soal legitimasi. Dan dasar legitimasi itu adalah opini publik. Opini publik artinya kesungguhan hati publik untuk mempersoalkan hal-hal yang bagi publik tidak masuk akal. Gibran jadi wakil presiden tidak masuk akal. Gibran disodorkan, lalu dimanipulasi melalui Mahkamah Konstitusi itu sangat tidak masuk akal," bebernya.
Soal usulan pemakzulan terhadap Gibran yang kini bergulir di MPR-DPR, Rocky Gerung pun meyakini jika Jokowi akan turut dimintakan keterangan.
Lebih lanjut, Rocky Gerung juga menganggap langkah Forum Purnawirawan TNI untuk memakzulkan Gibran bukan hal yang berbahaya. Pasalnya, langkah itu dilakukan untuk menguji proses demokrasi di Indonesia.
"Jadi tentu Pak Jokowi akan dimintain keterangan dan proses-proses semacam ini kita mesti anggap sebagai proses yang enggak berbahaya, karena justru kita ingin tidak ada flek, tidak ada tidak ada goresan di dalam demokrasi kita. Sejak Gibran dinyatakan sebagai wakil presiden, justru banyak goresan di situ," ungkap Rocky Gerung.
Dukung Pemakzulan Gibran
Baca Juga: Debat Panas soal Ijazah, Roy Suryo Ledek Relawan Jokowi Nyontek: Baca Undang-undang Aja Gak Bisa
Rocky Gerung sebelumnya menanggapi positif soal upaya pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang digulirkan oleh Forum Purnawirawan TNI. Pasalnya, langkah itu dianggap logis untuk menguji sistem demokrasi di Indonesia.
Bahkan, menurutnya, langkah Forum Purnawirawan TNI terkait pemakzulan terhadap Wapres Gibran juga mesti didukung. Sebab, dia menganggap upaya pemakzulan itu menjadi hak warga negara dalam mengekspresikan pandangan politiknya.
"Jadi dalil-dalil yang disiapkan oleh Purnawirawan dan di dalamnya tentu ada pikiran matang dari atau pikiran bijak dari Pak Try Sutrisno, harusnya kita dukung dan memang harus kita dukung, karena di situlah diperlihatkan bahwa hak warga negara untuk mengekspresikan pikiran politiknya, dalam hal ini ekspresi yang mungkin dianggap sebagai radikal atau dianggap keberlebihan tetapi itu adalah ekspresi yaitu pemakzulan Gibran," beber Rocky Gerung disitat dalam siniar di akun Youtube-nya, Rabu kemarin.
Lebih lanjut, Rocky juga menganggap jika upaya pemakzulan ini merupakan hal yang lumrah dalam sebuah negara demokrasi.
"Itu mulai jadi semacam konvensi nantinya bahwa seseorang yang dipilih secara publik juga bisa dicopot jabatannya oleh permintaan publik. Hal yang yang sangat biasa di dalam demokrasi yang sudah modern atau sudah matang," ungkap Rocky.
Pemakzulan Gibran
Tag
Berita Terkait
-
Debat Panas soal Ijazah, Roy Suryo Ledek Relawan Jokowi Nyontek: Baca Undang-undang Aja Gak Bisa
-
Heboh Wapres Gibran Kepergok Follow Akun Instagram Judol, Setwapres: Dulu Akun Biasa
-
Pede Nihil Dasar Hukum, Relawan Bela Wapres Gibran: Pemakzulan Mustahil Dilakukan!
-
Blak-blakan Dukung Forum Purnawirawan TNI Lengserkan Gibran, Rocky Gerung: Sangat Masuk Akal!
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi