News / Nasional
Jum'at, 06 Juni 2025 | 10:48 WIB
Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno secara simbolik menyerahkan sapi jenis limosin Presiden Prabowo Subianto bernama Brawijaya dan Wapres Gibran Rakabuming Raka bernama Jack ke Masjid Istiqlal untuk disembelih dalam Perayaan Iduladha, Jumat (6/6/2025). [Suara.com/Novian]

"Bapak Presiden pada tahun ini menyerahkan sapi untuk kurban sebanyak 985 sapi. Jadi tahun ini sebanyak 985 sapi kurban," kata Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 5 Juni 2025.

Juri mengatakan penyerahan sapi kurban dari presiden dilakukan melalui dua skema.

Skema pertama, yakni penyerahan sapi kurban dilakukan melalui pemerintah daerah, yang dilanjutkan diberikan kepada masjid atau tempat-tempat di mana oleh kepala daerah ditunjuk untuk menyalurkan sapi kurban dari presiden.

Brawijaya dan Jack, sapi jenis limosin milik Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka diserahkan ke Masjid Istiqlal untuk disembelih dalam Perayaan Iduladha, Jumat (6/6/2025). [Suara.com/Novian]

"Jadi setiap provinsi dari 38 provinsi, kemudian 514 kabupaten/kota presiden menyerahkan masing-masing satu sapi. Kecuali 55 kabupaten/kota yang masing-masing diberikan dua sapi," kata Juri.

Juri menyampaikan alasan mengapa 55 kabupaten/kota diberikan dua ekor sapi. Sebabnya, presiden memang memilih sapi kurban dengan bobot di antara 800 kg sampai 1,3 ton. Tetapi di 55 kabupaten/kota tersebur, tidak memiliki sapi dengan bobot sebesar itu.

"Kenapa? Karena sapi yang diserahkan dari Bapak Presiden itu beratnya antara 800 sampai 1,3 ton sapi beratnya. Ada 55 daerah yang tidak tersedia sapi dengan bobot antara 800 sampai 1,3 ton sehingga harus diberikan dua sapi di 55 kabupaten/kota," kata Juri.

Skema kedua, sapi kurban dari presiden diberikan kepada tokoh-tokoh, lalu pondok-pondok pesantren, dan kelompok-kelompok masyarakat yang menurut penilaian presiden perlu untuk diberikan sapi kurban.

"Jumlahnya kalau dari sapi yang diberikan kepada kelompok-kelompok masyarakat tadi jumlahnya 378 sapi. Sementara tadi yang diserahkan kepada pemerintah daerah, yang diserahkan melalui pemerintah daerah itu sebanyak 607 ekor sapi," kata Juri.

Juri memastikan sapi kurban dari presiden disalurkan untuk setiap provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga: Prabowo Bagikan THR Usai Salat Iduladha dari Sunroof Mobil Kepresidenan, Warga Saling Berebut

Kantongi Sertifikat Sehat

Juri memasrikan sapi kurban dari presiden merupakan sapi-sapi yang sehat.

Sejumlah 985 ekor sapi kurban tersebut sudah melalui tahap pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan serta memiliki sertifikat atau surat keterangan kesehatan hewan.

"Jadi nah selain sehat, sapi juga memenuhi pemenuhan syariat sebagai sapi kurban, yakni sudah berumur lebih dari dua tahun, sapi itu sehat dan tidak cacat," kata Juri.

Load More