Suara.com - Menjelang pelaksanaan Formula E-Prix Jakarta 2025, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ikut turun tangan untuk ikut mengamankan ajang balap mobil listrik sedunia itu.
Pengamanan yang dilakukan BNPT terkait pelaksanaan Formula E Jakarta 2025 itu untuk mencegah adanya potensi gangguan terutama dari kelompok teroris.
Direktur Perlindungan BNPT, Irjen Pol Imam Margono saat melakukan pemantauan langsung di lokasi Formula E itu menyampaikan jika pengamanan yang dilakukan pihaknya untuk memastikan peran serta pemerintah dalam hal memberikan rasa aman dan nyaman atas ajang balap mobil listrik itu.
Menurutnya, ajang Formula E ini menunjukkan kepercayaan dari negara-negara lain kepada Indonesia dalam hal ini Jakarta untuk kembali menjadi tuan rumah setelah pelaksanaan Formula E yang digelar 2022 lalu.
“Penyelenggaraan kali ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, kami melakukan sosialisasi agar para personel dan manajemen lebih memahami potensi ancaman serta pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi,” ungkap Irjen Imam Margono dikutip pada Kamis (12/6/2025).
Menurutnya, ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas perlindungan sarana-prasarana, dengan menekankan pada pemahaman akan potensi ancaman serta prosedur mitigasi yang harus dilakukan oleh seluruh unsur penyelenggara.
“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini tidak hanya aman, tapi juga berjalan lancar sesuai standar pengamanan yang tertuang pada Peraturan BNPT Nomor 3 Tahun 2020," ungkapnya.
Sementara itu, Deputy Operation Jakarta E-Prix, Irawan Sucahyono, menegaskan bahwa Formula E-Prix Jakarta adalah event bertaraf internasional terbesar di ibu kota tahun ini.
“Seluruh dunia menyaksikan event ini. Semua pembalap berasal dari luar negeri, dan penyelenggaranya merupakan kolaborasi Indonesia dan asing. Maka dari itu, peran BNPT sangat krusial dalam memastikan bahwa Indonesia siap dan aman,” kata Irawan.
Baca Juga: Jokowi Acuhkan PPP karena Ongkosnya Mahal? Rocky Gerung Ungkap Nasib PSI jadi Partai Oligarki
Ia juga menambahkan bahwa pendampingan dari BNPT selama tiga tahun terakhir telah memberi rasa aman yang sangat penting, tidak hanya bagi peserta dan penonton, tetapi juga bagi calon investor.
“Kami ingin menunjukkan ke dunia bahwa Jakarta siap menjadi tuan rumah event besar dengan sistem keamanan yang profesional. Kehadiran BNPT adalah bentuk nyata dari kesiapsiagaan negara,” pungkasnya.
Diketahui, Jakarta kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang balap mobil listrik dunia, Formula E, Rencananya pelaksanaan Formula E itu akan digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu, 21 Juni 2025.
Pramono Restui Ajang Balap Formula E
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah menyatakan bakal memberi dukungan penuh pada gelaran ini.
meminta kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk melakukan negosiasi kontrak penyelenggaraan Formula E atau Jakarta E-Prix 2025 agar biayanya lebih murah.
Berita Terkait
-
Jokowi Acuhkan PPP karena Ongkosnya Mahal? Rocky Gerung Ungkap Nasib PSI jadi Partai Oligarki
-
Gesture Melotot Letkol Teddy ke Bahlil soal Tambang Raja Ampat Bikin Salfok! Netizen Penuh Curiga
-
Rocky Gerung Bongkar Motif Jokowi Pilih PSI: Politisi yang Sudah Ketagihan Kekuasaan
-
Murka, Feri Amsari Kuliti Borok Bahlil soal IUP Nikel Raja Ampat: Dia Mau Lari dari Tanggung Jawab!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor