Sengketa tentang 4 pulau yang yang diperebutkan Pemprov Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh telah menemukan titik terang.
Presiden Prabowo menetapkan bahwa empat pulau yang disengketakan yaitu Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek resmi milik Pemprov Aceh.
Keputusan itu ditetapkan berdasarkan rapat terbatas pada Selasa (17/6/2025) seperti disampaikan dalam konferensi pers Mensesneg Prasetyo Hadi di kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/6/2025).
Gubernur Sumut Bobby Nasution yang turut hadir dalam konferensi pers itu sempat mengungkapkan agar masyarakat Sumut menerima keputusan tersebut. Meski demikian, akun Instagram Bobby Nasution tetap digeruduk netizen bahkan hingga diminta mengundurkan diri.
Yuks, simak ulasannya mulai dari awal mulai sengketa hingga Bobby yang digeruduk dan diminta mundur.
1. Awal Mula Sengketa
Sengketa soal empat pulau ini menjadi polemik karena adanya Keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang status empat pulau yang sebelumnya milik Aceh menjadi milik Sumatera Utara.
Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode serta Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau.
Keputusan ini dikritisi dan dipertanyakan banyak pihak, menyusul konflik perebutan wilayah yang sudah berlangsung puluhan tahun. Pemprov Aceh pun tidak menerima keputusan tersebut dan memperjuangkan peninjauan ulang perihal keputusan tersebut.
2. Bobby Nasution Panen Hujatan
Di lain sisi, Bobby Nasution sebagai Gubernur Sumut panen hujatan sejak keputusan dari Kemendagri tersebut dikeluarkan. Hujatan yang diterima Bobby Nasution tidak lepas dari sentimen publik yang mengaitkannya dengan isu politik dinasti.
Baca Juga: Adu Rekam Jejak Muzakir Manaf dan Bobby Nasution, Eks Panglima GAM vs Pebisnis
Mengingat, Bobby Nasution merupakan menantu dari Joko Widodo. Alhasil berbagai kritik dan hate comment pun dialamatkan pada Bobby Nasution yang dianggap ingin menguasai empat pulau yang selama ini menjadi milik Aceh.
3. Imbau Masyarakat Sumut Terima Keputusan
Setelah menjadi sorotan dan ramai di media sosial, akhirnya sengketa empat pulau yang sudah cukup berlarut-larut ini pun diambil alih oleh Presiden Prabowo.
Hasilnya, Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek dikembalikan menjadi bagian wilayah Aceh.
Atas keputusan itu, Bobby Nasution pun mengimbau warga masyarakat Sumut untuk menerima keputusan tersebut. Ia juga menegaskan jika Aceh adalah wilayah tetangga Sumut sehingga jangan sampai ada yang terhasut isu yang beredar.
4. Tetap Panen Kritik
Kendati sudah menerima hasil keputusan bahwa 4 pulau merupakan milik Aceh tapi Bobby Nasution tetap panen kritik. Kolom komentar postingan Bobby di Instagram masih dipenuhi dengan kritik dan bahkan hate comment.
Ada juga netizen yang menyindirnya blunder setelah gagal mencoba untuk menguasai empat pulau yang disengketakan. Di lain sisi Bobby pun dikritik karena menyebutkan soal usianya ketika sengketa pulau itu terjadi.
Berita Terkait
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Lebaran ke Rumah Bobby Nasution, Raffi Ahmad dan Gigi Kembali Disentil Isu Liar Asal-usul Lily
-
Diduga Istri Baru Gubernur Aceh Mualem Masih Ada Hubungan dengan Syahrini, Siapanya?
-
Rekam Jejak Pernikahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Viral Isu Punya Istri Kelima
-
Bantah Isu Jadi Istri Kelima Mualem, Intip Profil Lengkap Datin Sri Vie Shantie Khan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka