Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebenarnya telah memiliki sejumlah inisiatif, seperti program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan), bank sampah, dan rumah maggot untuk mengelola limbah organik. Program-program ini bisa menjadi solusi hulu yang lebih kuat jika dikombinasikan dengan pengawasan ketat di sektor hilir, yakni aktivitas industri.
Namun, upaya ini tidak akan berhasil tanpa keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan. Industri harus bertanggung jawab secara penuh terhadap limbah produksinya dan memastikan bahwa IPAL berfungsi maksimal. Masyarakat harus lebih sadar dan aktif melaporkan indikasi pencemaran. Sementara pemerintah perlu menguatkan sistem penindakan dan pengawasan berbasis data.
Kasus PT Pindo Deli 1 dapat menjadi titik balik menuju sistem perlindungan lingkungan yang lebih tegas, transparan, dan kolaboratif. Sanksi tegas dari pemerintah diharapkan menjadi sinyal kuat bahwa pencemaran lingkungan bukan hanya pelanggaran administratif, melainkan kejahatan terhadap hak dasar warga negara: mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Lebih jauh, kejadian ini menunjukkan bahwa perlindungan sungai adalah tanggung jawab bersama. Komitmen semua pihak hari ini akan menentukan apakah sungai-sungai vital seperti Citarum bisa pulih dan terus menghidupi generasi mendatang. Sebab sungai yang mati, adalah tanda masyarakat yang abai terhadap kehidupan itu sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
DPRD Lebak Dorong Penindakan Tambang Ilegal demi Cegah Bencana Ekologi
-
Penyebab Civic Ringsek di Bundaran HI, Polisi Ungkap Dugaan Pengemudi Muda Tak Fokus
-
Libur Tahun Baru 2026, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang
-
Malioboro Belum Sepi! Wisatawan Masih Belanja Oleh-oleh Sebelum Pulang
-
BMKG Catat 1.556 Gempa Guncang Aceh Sepanjang 2025, Naik 39 Persen dari Tahun Lalu
-
Gebrakan Dedi Mulyadi: Jabar Haramkan Penanaman Sawit Baru, Ancam Krisis Air
-
Pupuk Bersubsidi Langsung Bergerak di Tahun Baru, 147 Transaksi Terjadi dalam 16 Menit
-
Prabowo Jawab Kritikan: Menteri Datang Salah, Tak Datang Dibilang Tak Peduli
-
KPK Ungkap Laporan Gratifikasi 2025 Capai Rp16,40 Miliar
-
Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit