Ia menambahkan bahwa hingga kini, putranya belum dapat berjalan dengan normal akibat retak pada tulang punggungnya.
Amien Rais secara eksplisit menunjuk siapa yang ia anggap bertanggung jawab dan apa motifnya.
"Mengapa Jokowi ingin membunuh anak saya? Supaya saya berhenti mengkritik kebijakan Jokowi yang memang harus dikritik," tudingnya.
"Mungkin maksud Jokowi supaya syok dan ketakutan. Jokowi ternyata belum puas, kok Hanafi masih hidup?"
Klaim Amien Rais ini membuka kembali arsip pemberitaan pada 18 Oktober 2020. Saat itu, Hanafi Rais memang dilaporkan mengalami kecelakaan hebat di Tol Cipali KM 112.900, wilayah Subang, Jawa Barat.
Laporan dari pihak kepolisian kala itu mengonfirmasi banyak elemen dalam cerita Amien, meski dengan beberapa detail berbeda.
Pengakuan polisi
Kabid Humas Polda Jabar saat itu, Kombes Erdi A Chaniago, membenarkan bahwa mobil yang ditumpangi Hanafi ditabrak dari belakang, terdorong, lalu menabrak kendaraan berat di depannya.
Poin krusial dari keterangan polisi adalah fakta bahwa kendaraan yang menabrak dan yang ditabrak mobil Hanafi langsung melarikan diri.
Baca Juga: Amien Rais: Jokowi Mau Bunuh Anak Saya di Tol Cipali
"Kedua kendaraan itu diduga meninggalkan lokasi kejadian. Identitasnya masih diselidiki. Untuk kondisi di sekitar lokasi, tanpa ada penerangan jalan," kata Kombes Erdi saat itu.
Keterangan serupa datang dari Panit PJR Tol Cipali, Iptu Karyana.
Ia menyebut Hanafi mengalami luka berat dan kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.
Namun, ia menyebut kendaraan yang menabrak dari belakang adalah sebuah minibus.
"Karena keras, kendaraan Hanafi terdorong dan menabrak kendaraan berat yang ada di depannya. Kendaraan yang menabrak mobil Hanafi Rais langsung kabur dan tak diketahui identitasnya," kata Iptu Karyana.
Fakta bahwa para pelaku tabrak lari itu tidak pernah teridentifikasi hingga kini memberikan celah bagi spekulasi dan teori konspirasi.
Tuduhan Amien Rais, meskipun sangat serius dan dilontarkan bertahun-tahun setelahnya, kini bertumpu pada misteri tak terpecahkannya kasus hit-and-run tersebut.
Berita Terkait
-
Amien Rais: Jokowi Mau Bunuh Anak Saya di Tol Cipali
-
Tudingan Beathor ke Jokowi Dinilai Keji, Hensa: Masa UGM Nyetak Ijazah di Pasar Pramuka? Itu Bahaya!
-
Tom Lembong Ungkap Perintah Jokowi Soal Harga Pangan di Sidang Korupsi Gula
-
Tom Lembong Blak-blakan Ngaku Manut Arahan Jokowi, Begini Pengakuannya di Sidang!
-
DPR Disebut Mati Kutu Hadapi Usulan Pemakzulan Gibran, Prabowo-Jokowi Saling Sandera?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah
-
Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi
-
Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi
-
Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!
-
Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha
-
Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global
-
Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan
-
Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain
-
PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka
-
Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas