Sebelum menjabat sebagai anggota DPR, My Esti lebih dulu menjadi anggota DPRD Kabupaten Sleman serta Anggota DPRD DIY.
Bernard Wijaya yang masuk daftar Forbes 30 Under 30 Indonesia di bidang Financial and Venture Capital pada Maret 2021 adalah putra My Esti.
Bernama lengkap Bernadus Setya Ananda Wijaya, putra My Esti adalah CEO at Sucor Sekuritas lulusan ITB dan The University of Bolton.
Dua anak My Esti lainnya adalah Christian Adi Wijaya Laksana dan Angelina Dewi Laksana Putri, sedangkan Bambang Sigit Sulaksono sang suami adalah anggota DPRD Kabupaten Sleman.
Sebelum tangisannya saat rapat dengan Fadli Zon, My Esti juga sempat menjadi sorotan karena membahas kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal mengirim siswa ke barak militer.
My Esti akan meminta keterangan Kementerian Dikdasmen mengenai koordinasi penetapan kebijakan Dedi Mulyadi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi alias KDM.
2. Profil Mercy Chriesty Barends
Mercy Chriesty Barends ternyata juga politikus PDIP. Sama seperti My Esti, Mercy pun terpilih tiga periode berturut-turut sejak 2014 daerah pemilihan Maluku.
Mercy Barends merupakan wanita asal Ambon kelahiran 25 Desember 1972.
Baca Juga: Legislator PKB ke Fadli Zon: Daripada Kontroversi Terus, Mending Penulisan Sejarah Ditunda
Lulusan Universitas Pattimura Fakultas Teknik Mesin Kapal ini merupakan istri dari Arnold Lopulalan dan telah dikaruniai satu anak.
Mercy Barends sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku sejak 2004 hingga 2014.
Itu dia sekilas profil dua anggota DPR yang nangis saat Fadli Zon bahas pemerkosaan 1998 di Rapat Kerja dengan Menteri Kebudayaan. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Tag
Berita Terkait
-
Tangis Pecah di DPR, Penjelasan Fadli Zon Soal Perkosaan 98 Lukai Hati Legislator PDIP?
-
Demonstran Serbu Rapat DPR dengan Fadli Zon, Minta Hentikan Pemutihan Sejarah
-
Skandal Pernyataan Fadli Zon Soal 98, Anggota DPR Bongkar Pengalaman Pahit Bawa Jenazah Korban
-
Koalisi Sipil Interupsi Rapat Fadli Zon di DPR: Hentikan Pemutihan Sejarah!
-
Akui Peristiwa Pemerkosaan 98, Fadli Zon: Saya Mengutuk, Tapi Kenapa Ada Diksi Massal?
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
-
Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM