Suara.com - Nelayan asal Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Gio Aditya menceritakan kisah melautnya pada Minggu (6/7/25) kemarin.
Ia yang berniat hanya mencari ikan seperti kegiatannya sehari-hari, namun saat itu justru dipertemukan dengan seorang jenazah yang mengapung di Perairan Sembulungan/Tapak Guo, Muncar, Banyuwangi.
Gio yang saat itu sudah mendapatkan ikan bermaksud hendak pindah ke tempat lainnya untuk mencari lebih banyak.
Namun di tengah perjalanannya itu, Gio mendadak melihat ada orang mengapung di perairan Sembulungan tersebut.
Awalnya Gio tidak yakin bahwa yang mengapung tersebut adalah manusia, namun setelah didekati, rupanya benar itu adalah manusia.
“Saya berangkat itu mau cari ikan di Sembulungan, dari situ dapet ikan. Terus dari jauh ada seperti orang apa bukan gitu, tapi setelah saya dekati ternyata orang,” cerita Gio, dikutip dari Instagram @bwi24jam.co.id, Senin (7/7/25).
Gio kemudian menjelaskan secara rinci perihal ciri-ciri jenazah yang ditemukan tersebut, mulai dari memakai hoodie hingga memakai gelang rantai.
“Ciri-ciri orangnya pakai hoodie hitam dan celana Panjang krem, terus ada gelang rantai disini (sambil menunjuk tangan), pakai Sepatu, sepatunya putih ada coretnya merah,” ujar Gio.
Sementara itu, saat ditanya wartawan soal wajah dari korban, Gio tidak bisa menjelaskan, pasalnya ia mengaku langsung memasukkan jenazah ke dalam plastik.
Baca Juga: Kisah Pilu 2 Anak Korban Kapal Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Masa Depan Dijamin Polisi
“Tapi soal wajah saya belum tahu, soalnya saya temukan sudah dalam keadaan tengkurap dan langsung saya masukan ke dalam plastik,” ungkapnya.
Gio memiliki keyakinan tersendiri bahwa jenazah yang ditemukan itu adalah salah satu korban dari KMP Tunu Pratama yang tenggelam pada Rabu (2/7/25).
Hal ini diyakini oleh Gio lantaran jenazah yang ditemukan dalam keadaan berpakaian rapi dan mengenakan sepatu.
“Bisa diduga itu korban dari KMP, Soalnya kalau korban dari nelayan nggak ada yang pakai sepatu kayak gitu,” ungkapnya.
Dari posisi penemuan jenazah dengan Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Gio menjelaskan berjarak sekitar 1 jam perjalanan.
“Posisi penemuan dari Pelabuhan atau dari tempat kejadian itu ada sekitar 1 jam,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung