Suara.com - Anies Baswedan menunjukkan solidaritas tak biasa kepada sahabatnya, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong, yang kini ditahan di ruang tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/7/2025).
Seperti dilihat pada akun Instagram @aniesbasedan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu membawa oleh-oleh berupa 5 buku untuk sang sahabat.
“Pagi tadi ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk menjenguk @tomlembong dan kembali membawakan buku-buku untuk menemaninya,” tulis Anies dalam unggahan di akun @aniesbaswedan, yang telah dikonfirmasi oleh juru bicaranya, Sahrin Hamid.
Anies mengakui bahwa memilih bacaan untuk seorang Tom Lembong bukanlah perkara mudah.
Kedalaman wawasan dan minat yang beragam dari sahabatnya itu menjadi tantangan tersendiri.
“Memilih buku untuk Tom itu gampang-gampang susah. Minatnya beragam, wawasannya luas, bidang keahlian dan kerjanya pun banyak,” tulis Anies.
Kelima buku yang dipilih Anies merefleksikan spektrum intelektual yang luas, dari spiritualitas hingga fiksi ilmiah. Daftar buku tersebut antara lain:
Hope: Autobiografi Paus Fransiskus. Anies memilih buku ini karena menilai ada kesamaan antara Tom dan Paus Fransiskus yang wafat tahun ini, yakni sama-sama peduli terhadap kaum marjinal dan keadilan.
Buku kedua, Dune, trilogi novel sains fiksi karya Frank Herbert. Anies mengatakan, Tom sangat menyukai film-film scifi sehingga buku yang dibawanya ini tentu akan membuat karibnya senang.
Baca Juga: Geger! Tom Lembong 'Sakit Gigi' Usai Makan Gula Rafinasi di Sidang, Ini Kata Pengacaranya
Buku ketiga, Immune, yakni tentang kesehatan. Anies mengatakan, Tom adalah sosok yang sangat peduli terhadap kesehatan.
"Di dalam tasnya itu, selalu ada banyak obat-obatan. Bila ada yang memerlukan, Tom selalu memberikannya."
Lalu Anies juga memberikan buku novel The Kite Runner. Buku karya Khaled Hosseini ini best seller pada tahun 2005. Novel ini bercerita tentang persahabatan, pengkhianatan dan penebusan.
Buku terakhir berjudul Our Dollar, Your Problem, buku ekonomi yang membelejeti sistem ekonomi global.
Melalui pilihan ini, Anies berharap dapat memberikan kekuatan bagi Tom.
“Susahnya, mencari buku yang ia belum pernah baca atau belum tahu isinya. Semoga ia suka buku-buku yang dibawa ini, dan semoga keadilan segera hadir untuk Tom. Kita tetap optimis,” tambah Anies dalam unggahannya.
Terancam 7 Tahun Penjara Atas Kerugian Negara Rp578 Miliar
Kunjungan Anies ini terjadi hanya dua hari menjelang sidang lanjutan kasus dugaan korupsi impor gula yang menyeret Tom Lembong sebagai terdakwa.
Sidang yang dijadwalkan pada 9 Juli 2025 mendatang akan beragendakan pembacaan pledoi atau nota pembelaan dari tim kuasa hukumnya.
Menurut surat dakwaan jaksa penuntut umum, saat menjabat sebagai Menteri Perdagangan periode 2015–2016, Tom Lembong diduga telah menerbitkan 21 surat persetujuan impor (SPI) gula kristal mentah secara tidak prosedural.
Kebijakan ini disebut dilakukan tanpa melalui rapat koordinasi antar-kementerian dan tanpa adanya rekomendasi resmi dari Kementerian Perindustrian.
Jaksa menilai, penerbitan SPI kepada sepuluh perusahaan swasta ini telah mengalihkan keuntungan yang seharusnya didapat oleh BUMN penyalur gula, sehingga menyebabkan kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp578,1 miliar.
Atas perbuatannya, Tom Lembong dituntut hukuman tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp750 juta subsider enam bulan kurungan.
Menariknya, dalam tuntutannya, jaksa tidak menuntut Tom Lembong untuk membayar uang pengganti kerugian negara.
Alasannya, jaksa meyakini bahwa Tom tidak menerima keuntungan pribadi secara langsung dari kebijakan impor gula tersebut.
Tim kuasa hukum Tom Lembong berencana untuk mematahkan semua tuduhan jaksa dalam pledoi yang akan dibacakan di persidangan.
Mereka berargumen bahwa kebijakan yang diambil kliennya adalah murni untuk stabilisasi pasar, bukan untuk memperkaya pihak tertentu.
Berita Terkait
-
Geger! Tom Lembong 'Sakit Gigi' Usai Makan Gula Rafinasi di Sidang, Ini Kata Pengacaranya
-
CEK FAKTA: Tom Lembong Akhirnya Bebas Tanpa Syarat!
-
Eks Pegawai KPK Ungkap Kejanggalan Tuntutan 7 Tahun Penjara Tom Lembong, Apa?
-
Mengulik Gaya Hidup Tom Lembong yang Unik, Paling Beda Dibanding Pejabat Lain
-
Kasus Impor Gula: Tom Lembong Meradang Dituntut 7 Tahun, Sebut Tuntutan Jaksa Tak Berdasar!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!