Suara.com - Memasuki hari keempat, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap Oden Sumantri (47), seorang pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang hilang saat memancing di aliran Sungai Ciliwung, Kampung Ciletuh, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor Jawa Barat.
Pencarian yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi ini, Rabu (9/7/2025), difokuskan pada perluasan area penyisiran. Tim berencana menyusuri jalur sungai lebih jauh hingga ke wilayah instalasi PDAM Kabupaten Bogor, memperlebar harapan untuk menemukan korban.
Medan Sulit dan Kewaspadaan Cuaca
Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menjelaskan bahwa operasi pencarian menghadapi tantangan yang signifikan. Kondisi geografis Sungai Ciliwung di area tersebut menjadi kendala utama.
"Kalau dilihat dari arah Megamendung hingga ke Katulampa, medannya sangat bebatuan dan banyak terdapat titik-titik dalam seperti leuwi atau kubangan," ungkap Jalaludin.
Struktur sungai yang demikian membuat proses penyisiran menjadi lebih kompleks dan berbahaya bagi tim. Selain medan yang sulit, faktor cuaca menjadi pertimbangan krusial.
Rencana pencarian hari ini akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, namun bisa dihentikan sewaktu-waktu jika kondisi tidak memungkinkan.
"Kami sangat waspada terhadap perubahan cuaca. Jika di hulu turun hujan, meskipun di lokasi pencarian tidak, operasi akan tetap kami hentikan. Ini untuk mengantisipasi datangnya air bah dadakan yang sangat membahayakan tim," tegasnya.
Upaya Maksimal di Hari-Hari Sebelumnya
Baca Juga: Cuma Pakai Celana Dalam, Heboh Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung usai Jakarta Kebanjiran: Dibunuh?
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan telah melakukan upaya pencarian secara masif. Penyisiran sungai telah mencakup area hingga 22 kilometer dari titik korban pertama kali dilaporkan hilang (Last Known Position).
Berbagai metode telah dikerahkan, termasuk menurunkan perahu karet (rafting boat) untuk menyisir sejauh 4,5 kilometer dari Jembatan Pasir Angin hingga Bendungan Katulampa.
Tim juga menggunakan packraft dan melakukan penyisiran visual darat di sepanjang bantaran sungai. Di titik awal hilangnya korban, tim bahkan melakukan penyemprotan material longsoran untuk memastikan korban tidak tertimbun.
Seperti diberitakan, Oden Sumantri dinyatakan hilang pada Sabtu (5/7/2025) lalu, saat sedang memancing seorang diri di tepi Sungai Ciliwung. Hingga kini, tim gabungan terus berupaya keras untuk menemukan titik terang keberadaan korban.
Berita Terkait
-
Cuma Pakai Celana Dalam, Heboh Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung usai Jakarta Kebanjiran: Dibunuh?
-
Perjuangkan 1.000 Hektar Tanah, Belasan Warga Rumpin Nekat Jalan Kaki Temui Dedi Mulyadi
-
Pengumuman SPMB Kabupaten Bogor 2025: Link Hasil Seleksi TK, SD, dan SMP Terbaru
-
Benarkah Bogor Biang Keladi Banjir Jakarta? Pernyataan Dedi Mulyadi Tuai Kritik
-
Teknologi Penangkal Banjir: Modifikasi Cuaca Siap Diterapkan di Langit Jabodetabek
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
DPR Resmi Masukkan Anggaran Makan Bergizi Gratis ke Pos Pendidikan, Segini Angkanya!
-
KPK Ungkap Uang Hasil Korupsi Bea Cukai Diduga Dipakai untuk Beli Mobil Operasional
-
Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar
-
KPK Tahan Kasi Intel Bea Cukai Budiman Bayu, Diduga Terima Gratifikasi Rp 5,19 Miliar
-
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
-
KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Budiman Bayu Jadi Tersangka ke-7 Kasus Impor Barang KW
-
2 Tahun Penjara Menanti! Delpedro Cs Dituntut Jaksa Terkait Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Gubernur Kaltim Beli Mobil Dinas Mewah Rp 8,5 Miliar Di Tengah Efisiensi , Ini Respons Golkar!
-
Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai