"Dia aktif mendorong investigasi mendalam sebagaimana juga disuarakan oleh Partai Demokrat," ucapnya.
"Partai Demokrat juga mendukung pencabutan izin empat perusahaan di wilayah itu."
Penjaga Harmoni Parlemen dan Jembatan Eksekutif
Kiprah Dasco sebagai "pemadam kebakaran" juga terasa kental di internal parlemen, khususnya di Komisi III DPR yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
Menurut Andis, Dasco kerap menjadi pemecah kebuntuan politik di antara fraksi-fraksi, terutama ketika potensi deadlock membesar antara kubu oposisi dan koalisi pemerintah.
Perannya dinilai mampu meredam gesekan politik agar tidak meluas menjadi konflik terbuka.
"Sikap dan langkah yang diambil Dasco menjadi faktor pendukung efektivitas dan penguatan peran kelembagaan," ucap Andis.
Gaya diplomasinya yang elegan, lanjut Andis, membuatnya pantas dijuluki sebagai "pemadam kebakaran politik".
Kemampuannya dalam fungsi pengawasan juga tak luput dari perhatian.
Baca Juga: Bukan Politik Instan! Dasco Ungkap 3 Ajaran Rahasia Prabowo
"Dasco juga cukup penting mendorong Komisi III mengoptimalisasi fungsi pengawasan. Semisal memanggil pejabat atau menteri soal hukum."
Karakter personal Dasco yang relatif humble dan mudah diajak berkomunikasi dianggap sebagai modal penting.
"Jadi, karakternya inilah yang bisa memainkan peran signifikan menjaga keharmonisan. Itu juga dalam kapasitasnya sebagai koordinator Komisi I, II dan III DPR."
Sebagai orang kepercayaan Presiden Prabowo, posisi Dasco menjadi semakin strategis sebagai perantara efektif antara eksekutif dan legislatif.
"Memang, ada banyak hal yang membutuhkan komunikasi formal maupun informal antarlembaga eksekutif-legislatif. Ya kadang lancar tapi ada kala tidak," kata dia.
Meski demikian, Andis mengingatkan bahwa Dasco dan koalisi harus tetap sadar akan posisi esensial lembaga legislatif sebagai pengawas eksekutif.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Politik Instan! Dasco Ungkap 3 Ajaran Rahasia Prabowo
-
DPR Bentuk Tim Supervisi Sejarah, Apa Saja Tugas 'Wasit' Gagasan Dasco Ini?
-
DPR Bentuk Tim Supervisi Penulisan Ulang Sejarah, Dasco: Untuk Akhiri Polemik
-
Dasco Tepis Isu DPR Akan Evaluasi Hakim MK karena Revisi Aturan Pemilu
-
Dasco Dorong Pemerintah Diplomasi Bebaskan WNI yang Ditahan Junta Myanmar
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!