Suara.com - Komnas HAM menegaskan bahwa konflik di Papua hingga kini masih terjadi dan tidak bisa diselesaikan hanya lewat pendekatan pembangunan.
Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menyebut, masalah di Papua sangat kompleks dan menyangkut persoalan mendasar seperti kekerasan bersenjata, konflik agraria, dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
“Sepanjang tahun 2024, Komnas HAM menerima 104 aduan di wilayah Papua. Aduan-aduan itu terkait dengan konflik agraria, kekerasan aparat keamanan, kasus pembunuhan, dan beberapa kasus lainnya," ungkap Anis kepada Suara.com, Kamis (10/7/2025).
Ia menyebut, konflik horizontal maupun vertikal masih terjadi. Di sisi lain, ada pula situasi pengungsi internal yang hak-haknya belum terpenuhi.
Anis menekankan kalau Komnas HAM selama ini selalu mendorong bahwa penyelesaian konflik bersenjata dan kekerasan di Papua harus menggunakan pendekatan komprehensif.
Kendatipun wacana Wapres Gibran Rakabuming ditugaskan langsung di Papua, Anis menekankan kalau penyelesaian konflik di sana tetap harus dilakukan secara humanis.
"Harus berbasis pada hak asasi manusia dan pemulihan bagi korban. Upaya-upaha untuk mendorong dialog perlu diperkuat secara strategis," sarannya.
Ia menyebutkan kalau peran Wapres dalam isu Papua bukan hal baru. Namun, efektivitas kebijakan tetap bergantung pada keseriusan negara dalam menjamin penghormatan terhadap hak-hak warga Papua.
Sebelumnya muncul pernyataan dari Menko Polhukam Yusril Ihza Mahendra yang menyatakan kalau akan ada kantor Wapres di Papua. Sehingga nantinya Gibran Rakabuming fokus menyelesaikan berbagai persoalan di Papua.
Baca Juga: Amien Rais Malah Cemas Gibran Ngantor di Papua: Musibah Besar Bagi Bangsa dan Negara Kita
Namun selang sehari setelah menyatakan ucapan itu, Yusril kemudian mengklarifikasi kalau yang berkantor di sana ialah Sekretariat Badan Percepatan Pembangunan Otsus Papua, bukan Gibran secara personal. ekspektasi tinggi.
"Jadi bukan wapres yang akan berkantor di Papua, apalagi akan pindah kantor ke Papua," kata Yusril dalam siaran persnya, Rabu (9/7/2025), untuk meluruskan informasi.
Berita Terkait
-
Mandat Papua di Tangan Gibran: Lanjutkan Proyek atau Buka Dialog? Ini 4 PR Besar yang Menantinya
-
Gibran Bakal Berkantor di Papua? Jawaban Santai Wapres Bikin Kaget: Bisa Juga di Klaten
-
Jika Wapres Gibran Ditugaskan ke Papua, Komnas HAM Ingatkan Tak Cukup Hanya Pendekatan Ekonomi
-
Momen Kocak Gibran di Sleman: Salah Tinggal Catatan di Tas Ibu UMKM
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas
-
Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan