Suara.com - Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan massal, termasuk deteksi dini HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS), di Apartemen Margonda Residence (Mares) 3 diwarnai ketegangan pada Kamis (10/7/2025).
Upaya peliputan oleh awak media dihalangi oleh oknum yang mengaku dari sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), memperkuat dugaan bahwa kegiatan ini terkait dengan isu praktik prostitusi di lingkungan apartemen.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok melalui UPT Puskesmas Kemiri Muka ini menyasar para penghuni apartemen. Namun, suasana di lokasi menjadi tidak kondusif saat jurnalis dilarang mengambil gambar.
Penghalangan Liputan di Lokasi
Pantauan di lokasi sekitar pukul 11:15 WIB menunjukkan lobi Apartemen Mares 3 ramai oleh orang-orang yang diduga penghuni.
Petugas kesehatan terlihat bersiaga di ruang tunggu, sementara petugas keamanan apartemen melakukan pendataan di meja resepsionis.
Namun, saat awak media mencoba mendokumentasikan kegiatan tersebut, sekelompok oknum dari LSM KAKI (Komite Aksi Kemanusiaan Indonesia) secara aktif menghalangi. Mereka menutup akses dan dengan tegas meminta jurnalis untuk tidak mengambil gambar di area tersebut, menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi kegiatan.
Dinkes Buka Suara, Bungkam Soal Prostitusi
Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa peran Dinkes hanyalah sebagai pihak yang diminta membantu.
Baca Juga: HP Hilang Saat Serahkan Lukisan ke Dedi Mulyadi, Pelukis Depok Ini Justru Dapat Rezeki Nomplok
"Ini permintaan dari LSM ke Dinas untuk membantu kegiatan pengecekan kesehatan di Apartemen Mares 3," ujar Mary dilansir dari Metropolitan -jaringan Suara.com.
Ketika disinggung lebih jauh mengenai apakah kegiatan ini merupakan respons atas dugaan maraknya praktik prostitusi di apartemen tersebut, Mary memilih untuk tidak berkomentar.
"Intinya kami memenuhi permintaan pengecekan kesehatan," imbuhnya singkat.
Sikap bungkam ini justru semakin menguatkan spekulasi publik mengenai isu sensitif di balik pemeriksaan kesehatan massal yang meliputi tes HIV, IMS, VCT, serta pengecekan tekanan darah dan gula darah ini.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Apartemen Margonda Residence 3 belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media belum mendapat jawaban.
Berita Terkait
-
HP Hilang Saat Serahkan Lukisan ke Dedi Mulyadi, Pelukis Depok Ini Justru Dapat Rezeki Nomplok
-
Panik Lihat ODGJ di Apartemennya, Wanita Nekat Lompat dari Lantai 19 Kalibata City!
-
5 Fakta Remaja Putri Bully hingga Tampar Teman Sambil Live IG di Depok, Diduga Rebutan Pacar!
-
Rekomendasi Rumah dan Tanah Rumah Murah di Area Tangerang Selatan Hingga Depok
-
Pamer Pistol dan Ngaku Orang Ring 1 Istana, Pria Depok Terancam Hukuman Mati?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas
-
Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas