Suara.com - Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyebut keberadaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan, dan menciptakan pembangunan yang berkeadilan.
"Serta menjadikan koperasi sebagai kekuatannya hingga berkelas dunia," kata Budi Arie lewat keteranganya kepada Suara.com, Jumat (11/7/2025).
Budi mencontoh koperasi di sejumlah negara yang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Jepang yang memiliki koperasi pertanian, Japannesse Agriculture Zen-noh. Budi Arie menyebut koperasi itu setidaknya memiliki aset enam kali lipat dari Honda.
Kemudian Amerika Serikat yang membangun koperasi Koperasi Listrik yang dimiliki pelanggan yang beroperasi di seluruh negara bagian.
Belajar dari kedua negara itu, Budi Arie berharap dalam rangka merayakan Tahun Koperasi Internasional 2025 akan diselenggarakan kegiatan seminar internasional dengan mengundang berbagai koperasi besar dunia dan Asia Pasifik.
"Ini untuk saling belajar dan mendorong masyarakat dapat memanfaatkan organisasi koperasi untuk menjawab berbagai isu penting dunia, terutama masalah kesenjangan ekonomi," katanya.
Budi Arie berkeinginan koperasi menjadi kekuatan ekonomi rakyat dan menjadi mainstream dalam lintas bisnis modern.
"Bagaimana agar koperasi dapat bekerja di semua sektor ekonomi strategis seperti di negara lain," tegas Menkop Budi Arie.
Baca Juga: 109 Koperasi Merah Putih Percontohan akan Miliki Klinik dan Apotek, Wamenkop Ungkap Tantangannya!
Di dalam seminar internasional mendatang, Budi Arie juga ingin belajar dari sukses koperasi di tingkat Asia Pasifik, seperti Koperasi Konsumen NTUC Fair Price, Singapura, yang menguasai pangsa pasar ritel hingga 62%, hingga koperasi susu Amul yang besar milik jutaan peternak sapi dan menjadi perusahaan susu terbesar di India.
"Saya berharap koperasi tidak lagi menjadi pemain pinggiran, namun menjadi pelaku utama dan menjadi soko guru ekonomi," ucap Menkop.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist