Suara.com - Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengklaim bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui musyawarah desa khusus atau musdesus dilaksanakan dengan pengawasan masyarakat.
Menurutnya hal itu dibuktikan dengan ditemukannya beberapa kasus yang mengharuskan proses musyawarah desa khusus yang diulang, demi aspek transparansi dan pembentukan Kopdes/ Kelurahan Merah Putih sesuai dengan tujuannya.
Hal itu disampaikan Budi dihadapan anggota DPR RI saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (9/7/2025).
"Dengan ditemukannya masalah itu artinya ada kontrol dari masyarakat yang berjalan sejak proses musdesus. Tetapi jangan terus digeneralisir, selama program ini dikerjakan dengan serius saya yakin bisa berhasil," kata Budi Arie.
Budi mengungkap bahwa hingga 9 Juli 2025, setidaknya 80.560 koperasi desa dan kelurahan telah terbentuk.
Sebanyak 77.000 di antaranya telah berbadan hukum. Selanjutnya pada 19 Juli 2025, Presiden Prabowo akan meluncurkan 104 lebih koperasi desa/kelurahan percontohan dari 38 provinsi yang digelar secara hibrid di Klaten, Jawa Tengah.
Budi menyebut untuk menyukseskan Koperasi Merah Putih membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk dari DPR RI, khususnya terlibat dalam pengawasan untuk memastikan keberlanjutan operasional bisnisnya.
Budi meyakini Koperasi Merah Putih bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, utamanya yang berada di desa.
"Program Kopdes/Kel Merah Putih ini adalah program perubahan, mengubah masyarakat agraris menjadi entrepreneurship yang tinggi jadi jangan menunggu rakyat siap. Oleh karena itu kita perlu dukungan dan kerja sama dari Komisi VI DPR RI," ujarnya.
Baca Juga: Pembentukan Koperasi Merah Putih Dikebut, Bank BUMN Bisa Bernasib Sama dengan BUMN Karya Era Jokowi!
Sebelumnya terpisah, sebanyak 435 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah resmi berbadan hukum dan siap beroperasi.
Hal ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Terbatas Persiapan Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar secara virtual dan dipimpin Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah percontohan nasional.
Salah satunya adalah Koperasi Merah Putih di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, yang kini tengah dipersiapkan menjadi salah satu dari empat koperasi yang akan diluncurkan secara nasional pada 19 Juli 2025.
Untuk memastikan kesiapan di lapangan, Bupati Bogor menugaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor melakukan peninjauan ke lokasi yang akan dikunjungi Presiden RI Prabowo Subianto.
Peninjauan ini bertujuan mematangkan persiapan menjelang launching Koperasi Merah Putih di Desa Hambalang.
Berita Terkait
-
Menkop Budi Arie Pamer Pencapaian Koperasi Desa Merah Putih, Rieke PDIP Sambut dengan Nyinyir
-
Istri Bandar Judol Komdigi Dapat Setengah Miliar Per Bulan dari Suami, Tapi Rumahnya...
-
109 Koperasi Merah Putih Percontohan akan Miliki Klinik dan Apotek, Wamenkop Ungkap Tantangannya!
-
Pembentukan Koperasi Merah Putih Dikebut, Bank BUMN Bisa Bernasib Sama dengan BUMN Karya Era Jokowi!
-
Cegah Dana Koperasi Merah Putih Dikorupsi, Kemenkop Gandeng KPK dan Kejaksaan Agung
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist