Suara.com - Peneliti dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, melontarkan kritik tajam terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang meminta penambahan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026.
Dalam rapat kerja bersama DPR, Dadan mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 118 triliun.
Menurutnya, pagu anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar Rp 217 triliun tidak akan cukup untuk membiayai program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Huda menilai, alih-alih meminta anggaran tambahan, Kepala BGN seharusnya fokus pada evaluasi pelaksanaan MBG yang hingga kini masih sarat persoalan, mulai dari kasus keracunan hingga kualitas gizi makanan yang diragukan.
Menurutnya, berbagai masalah tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum berbicara tentang penambahan dana.
Huda menegaskan, pelaksanaan anggaran tahun ini saja masih perlu dikritisi secara mendalam, apalagi sudah meminta tambahan untuk tahun depan.
"Dadan, sebagai Kepala BGN, ingin mengakselerasi program makan bergizi gratis di tahun depan dengan menggelontorkan anggaran besar, namun menggunakan kacamata kuda. Kenapa pakai kacamata kuda? Karena BGN tidak pernah menyelesaikan masalah yang terjadi di lapangan dan masalah penerimaan negara," kata Huda saat dihubungi pada Jumat, 10 Juli 2025.
Huda juga mengingatkan berbagai persoalan lain yang membayangi pelaksanaan MBG, termasuk kesiapan sumber daya manusia di dapur-dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Terkhusus untuk infrastruktur di Indonesia bagian timur yang masih jauh dari kata siap. Ketahanan makanan yang rendah, bisa menjadi ancaman ketika dapur umum terdekatnya itu cukup sulit dijangkau," kata Huda.
Baca Juga: BGN Beberkan Alasan Program MBG di Papua Jauh dari Target, Begini Hambatannya
Berkaca dari berbagai masalah tersebut, Huda menilai BGN seharusnya sadar bahwa pelaksanaan MBG belum seratus persen siap.
"Kecuali pemerintah memutuskan pemberian MBG dalam kemasan dan makanan ringan seperti biskuit dan sebagainya," ujarnya.
"Tapi itu jelas tujuannya bukan meningkatkan gizi anak, tapi untuk meningkatkan produksi industri makanan dan minuman," imbuhnya.
Dalam rapat bersama DPR pada Kamis, 10 Juli, Dadan menjelaskan bahwa pagu indikatif BGN untuk tahun 2026 saat ini berada di angka Rp 217 triliun.
Namun, dengan target penerima manfaat MBG yang mencapai 82,9 juta jiwa mulai Januari 2026, angka tersebut dinilai tidak akan mencukupi.
Karena itu, pihaknya mengusulkan tambahan anggaran agar totalnya menjadi Rp 335 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti
-
Hadapi Cuaca Ekstrem, Jaga Kesehatan dan Kebersihan dengan 10 Tips Ini